Title :
Where’s D’Luv ? (One Shot)
Author :
Anggi WK
Main cast :
-
Nam Woohyun
-
Kim Sunggyu
Genre :
alternate universe, dark, drama,
memories, songfic, romance, yaoi
Rating :
NC ~ eh maksudku M xD
Length :
One Shot
AN :
Annyeong readers !! xD ini ff ketujuhku, lahir karena kebaperan yang terus
melanda, hiks xD /?/ Kajja WGS, kita baper bersama ! :v
Dengan rendah hati mohon RCL nya yaa :D
SILAHKAN COMMENT SEKEJAM – KEJAMNYA !! SEMERDEKA KALIAN !! /kasih
jalan flamers/
DON’T COVAS, SARANGHAE READERS ~~ :* :* /kisseu atu2/
Summary :
Where is the love that lets the sunlight in to start again?
A thousand dreams that we can still believe.
~ Nam Woohyun ~
Sound track :
Celine Dion – Where Is The Love /read it with music for deepen d’story/
==================================================
Happy reading :* :* :*
11.00 PM
/Woohyun’s POV/
Aku Nam Woohyun. Umurku 27 tahun sekarang.
Entah kenapa selama 3 tahun ini aku masih saja mengingatnya, haha.
Kau tidak akan pernah tau apa yang kurasakan.
Sering sekali aku pulang larut malam untuk lembur mengerjakan
tugas – tugas dikantorku. Tapi sesibuk apapun aku masih saja..
Aku tinggal di apartement yang tidak terlalu mewah disini, cukup
kecil namun nyaman untuk ditinggali. Dan sekarang aku sedang ditepi jendela
kamar kecil ku..
Lampu kamar yang kupadamkan, kubuka gorden jendela ini dan
kulayangkan pandangan kota Seoul dari atas sini. Aku berada dilantai 9. Kulihat
gemerlap kota yang tampaknya berbahagia dan senang tanpa adanya luka disana.
Kududukan diriku dipinggir jendela, menyandarkan kepalaku senyaman
mungkin. Kubuka smartphone kesayanganku dengan sebelumnya menekan pin
‘kimsunggyu’ untuk membuka kunci hp-ku. Sekian kalinya aku tersenyum miris
dengan pin yang masih saja sama selama bertahun – tahun.
‘If ever a boy stood on the moon
All the heavens would call them angels 'round
Stop the tears from troubled sky's....from
Falling...falling...falling.
If ever the river could whisper your name,
Would the choices you made still be the same?
Like a flower that dies from angry rain,
Why do we hurt ourselves?’
Kuputar lagu ini dengan tidak sengaja, entah mungkin karena aku
sering terbawa perasaan.
Dengarlah, intronya saja sudah mampu menusuk organ – organ dalam
tubuhku.
Seketika aku teringat akan chat lamaku yang masih tersimpan rapi
di handphone ini.
“aigo, ternyata masih ada”, aku tersenyum kecil.
Kubuka pesan – pesanku yang ratusan bahkan ribuan jumlahnya dengan
orang yang kucintai dulu selama 4 tahun kami menjalin hubungan, sejak aku masih
berumur 21 tahun.
Kim Sunggyu, yang sekarang menjadi mantanku.
Gyuie ku, namja manis dan imut yang telah merebut hatiku
sepenuhnya, semua milikku ! hiks..
Sunggyu-ya, selama 4 tahun aku menyerahkan diriku sepenuhnya
padamu, aku percayakan segalanya padamu, aku relakan jiwa dan ragaku hanya
untukmu.. hiks..
But why..
Why did you leave me like this..
Where is the love ? Where is ??
Aku masih ingat ketika kau perlahan menjauh dariku waktu itu. Kita
jarang berjumpa dan beberapa hari kemudian kau ingin hubungan ini berakhir.
Tidak kah itu sakit ??
So hurts Gyu.. hurts..
‘Gyu ada apa ? apa kau sedang sibuk sekali ? kau kelelahan ya,
banyak bekerja’
‘ne, aku banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, karena minggu
depan akan ada pembukaan cabang baru didaerah Hyuju’
‘oh begitu.. pantas saja ^_^’
‘pantas apa ?’
‘tapi jangan marah ne ?’
‘ne, apa ? katakana saja’
‘pantas saja akhir – akhir ini kau dingin padaku, hehe.. ^0^’
‘oh mian Hyun, aku memang sedang sibuk xD’
DEG
Kau yang hangat..
‘oh gwaencanha, tuntaskan saja pekerjaanmu dulu dengan baik,
supaya kita dapat bermesraan lagi xD hahaha’
‘ommo >_< kau selalu begitu Hyun, mesum !!’
‘aigoo.. aku tak bisa membayangkan betapa manisnya kau disana Gyu
:D kesinilah, biar kumakan kau’
‘yah ! sudahlah, aku akan sibuk beberapa waktu kedepan.. jadi
jangan mengkhawatirkanku ne’
‘arrasseo, saranghae Kim Sunggyu, aku akan selalu merindukanmu !
<3 <3 <3’
‘nado saranghae <3’
Tes.. tes..
Aku meneteskan airmata saat membaca chat ku dengannya beberapa
tahun lalu.
Setelah itu ia jarang sekali menghubungiku. Aku berfikir positif
bahwa ia sedang super sibuk karena tanggungannya pada perusahaan besar itu.
Tapi..
‘aku merindukanmu Kim Sunggyu’
Hiks..
Pada saat itu aku tidak menghubunginya juga selama beberapa waktu,
bukan karena apa, tapi aku tak ingin pekerjaannya terganggu. Kurangkah aku mengerti
dirinya ?
Bayangan tentang suatu kejadian muncul lagi dibenakku tanpa
permisi.
Ini moment yang takkan terlupakan dalam hidupku. Yaitu ketika aku
sedang dalam nafsu yang membara, kami berdua di pojok kamar Sunggyu.
Ingin rasanya aku menangis dahulu sebelum kulanjutkan..
Terlalu manis untuk dikenang..
/flashback/
/Author’s POV/
Dipojok sana Woohyun mengunci pergerakan Sunggyu dengan aksi
mesumnya. Menahan tubuh Sunggyu dengan kedua tangan dan kakinya, sehingga waktu
dan ruang pun tak dapat memisahkan mereka.
“hmmppphhh”, Sunggyu mendesah dalam ciuman panasnya dengan
Woohyun. Sedangkan pelakunya terus menerjang korban itu dengan ganas.
“euuhhh ahh Hyunnhh”, sambil membelai rambut lembut Sunggyu,
Woohyun menjamah leher mulusnya juga.
1
2
…
Tangan mesumnya berhenti dengan wajah terdiam setelah berhasil
membuka 2 kancing baju Sunggyu.
“w- waeyo ?”, tanya korban masih dengan bibir merahnya yang basah.
“…”
“waeyo Hyun.. ?”, ia merasa Woohyun hanya terdiam memandangi dada
mulusnya dengan kedua tangan disamping badannya sendiri setelah tiba – tiba
menghentikan aksinya.
“hiks.. aku tau Gyu, aku tak akan menyentuhmu lebih sebelum kita
menikah.. aku menyayangimu Gyu, jeongmal saranghae..”
GREP
Dipeluknya Sunggyu dengan erat sambil menitikkan airmata disana.
“Hyunhh.. gwaenchana, sudahlah gomawo.. kau masih mengingat
pesanku untuk tak melakukannya dulu sebelum waktunya”, Sunggyu seraya tersenyum
kecil.
“ne Gyu, aku akan menjagamu seutuhnya sampai kita menikah nanti,
janji”
/flashback off/
/Woohyun’s POV/
Sampai kita menikah nanti..
Kapan kita akan menikah Gyu ? Kapannn ??? hiks..
Kutekan dada kiriku yang terasa sesak, dan air mataku yang menetes
sempurna mengingat itu semua.
Kim Sunggyu, aku telah menjagamu selama 4 tahun untuk tak
menyentuh tubuh indahmu.
Dan kau pergi menyianyiakannya ? Apa kau kan memberikannya untuk
namja lain ??
Benarkah itu Gyu ??
Bangsat.. hikss..
Aku tak menyangka akan seburuk ini akhirnya.
Dan aku tak akan pernah untuk tau sedang apa, dimana dan bersama
siapa kau sekarang.
Gyuie, mantan terindah dalam hidupku.
Cinta pertama dan mungkin akan jadi terakhir.
Karena aku yakin tak akan pernah bisa mencintai orang lain lagi
dalam hidup menyedihkanku ini.
Where is the love that lets the sunlight in to start again?
And where is our thousand dreams ?
Can we still believe ?
Where’s your luv.. KIM SUNGGYU ??
‘dengar Hyun, kita telah melewati masa – masa bersama dalam 4
tahun ini. Aku juga sangat menikmatinya bersama denganmu, aku catat dalam
sejarah hidupku.. tapi, kita harus berakhir sampai disini, mianhae’
Kutundukkan kepalaku dan menahan tubuh lemasku ini pada jendela
kamar yang selalu setia menemani malam – malam sepiku.
“hah.. hahh..”, dahiku mengernyit masih tak percaya mendapat
kenangan itu kembali.
‘mian Hyun, aku tak bisa’
‘sudahlah ! jangan katakan permohonan menjijikkanmu didepanku Nam
!!’
‘kau pergilah dari hidupku ! Woohyun bodoh, jangan pernah mengingat
atau menyebut namaku lagi dalam hidupmu !! kita sudah putus dan jangan hubungi
aku lagi titik !’
Tes.. tes.. tes..
“Hikss.. hikss..”
Kugigit jari kananku untuk menahan suara – suara menyayat ini dari
para penghuni kamar disebelah kanan – kiriku sambil menangis deras di atas
gemerlap distrik yang perlahan mulai hilang.
“hiks.. neon eoddie Gyu.. bogoshippeoyo.. kau tau selama 3 tahun
kepergianmu hikss.. aku- aku tak bisa melupakanmu Gyu.. aku masih mencintaimu,
sepenuhnya.. sama seperti dulu, tak ada yang berubah.. sebagaimanapun kau
campakkan dan menginjak membuangku, aku selalu mencintaimu hikss..”
01.00 AM
Kubuka galeri foto hp-ku masih dengan password yang sama,
‘kimsunggyu’.
Kenapa aku masih saja menyimpan segala tentangmu Gyu ??
Walaupun sudah jelas kau seperti ini..
Di folder rahasia paling pertama ini tampaklah Sunggyuku selca
bersama dengan namja BRENGSEK, BANGSAT, SIALAN, DAMN, HELL dan semua kata –
kata hina untuknya, untukmu yang tersenyum tanpa dosa disebelah namja masa
depanku.
“bangsat kau. Aku harap Dewa akan segera membuatmu celaka dan mati
di neraka-”
“secepatnya”, lanjutku berbisik pelan pada angin malam.
Kusunggingkan senyum sinis ditengah pilu ini.
Walaupun Sunggyu tak akan kembali padaku..
‘LUPAKAN AKU NAM !!’
“hikss..”
If ever the river could whisper your name,
Would the choices you made still be the same?
Like a flower that dies from angry rain,
Why do you hurt myself ?
“Kim Sunggyu, kau yang terindah dalam hidupku, kenangan indah kita
akan selalu ku ingat, bahkan sampai sekarang perasaanku masih sama dengan yang
dulu, tak berubah. Aku tidak mencari cinta baru, aku tak sanggup menjalaninya
jika bukan denganmu Gyu, hikss.. ku akan teringat dirimu walau aku bersama
namja lain, dan menangis lagi seperti ini, haha.. mianhae atas kesalahan yang
pernah kuperbuat padamu, aku tidak bermaksud.. dan untukmu Sunggyu, jagalah
dirimu baik – baik disana, jangan terlalu lelah dan.. jangan lupakan aku !
haha..”, aku tertawa lebar walau hambar.
Sunggyu akan melupakanku, pasti.
Where’s D’Luv ?
Rencana masa depan hanya akan jadi angan.
Life begins with love, That we can still believe.
I hope you back.
END
~ where’s d’luv ~

No comments:
Post a Comment