Friday, April 22, 2016

One Shot - Where’s D’Luv ?

Title : Where’s D’Luv ? (One Shot)
Author : Anggi WK

Main cast :
-          Nam Woohyun
-          Kim Sunggyu
Genre : alternate universe, dark, drama, memories, songfic, romance, yaoi
Rating : NC ~ eh maksudku M xD
Length : One Shot

AN : Annyeong readers !! xD ini ff ketujuhku, lahir karena kebaperan yang terus melanda, hiks xD /?/ Kajja WGS, kita baper bersama ! :v
Dengan rendah hati mohon RCL nya yaa :D
SILAHKAN COMMENT SEKEJAM – KEJAMNYA !! SEMERDEKA KALIAN !! /kasih jalan flamers/
DON’T COVAS, SARANGHAE READERS ~~ :* :* /kisseu atu2/

Summary : Where is the love that lets the sunlight in to start again?
A thousand dreams that we can still believe.
~ Nam Woohyun ~

Sound track : Celine Dion – Where Is The Love /read it with music for deepen d’story/
==================================================



Happy reading :* :* :*



11.00 PM





/Woohyun’s POV/



Aku Nam Woohyun. Umurku 27 tahun sekarang.

Entah kenapa selama 3 tahun ini aku masih saja mengingatnya, haha. Kau tidak akan pernah tau apa yang kurasakan.

Sering sekali aku pulang larut malam untuk lembur mengerjakan tugas – tugas dikantorku. Tapi sesibuk apapun aku masih saja..

Aku tinggal di apartement yang tidak terlalu mewah disini, cukup kecil namun nyaman untuk ditinggali. Dan sekarang aku sedang ditepi jendela kamar kecil ku..



Lampu kamar yang kupadamkan, kubuka gorden jendela ini dan kulayangkan pandangan kota Seoul dari atas sini. Aku berada dilantai 9. Kulihat gemerlap kota yang tampaknya berbahagia dan senang tanpa adanya luka disana.

Kududukan diriku dipinggir jendela, menyandarkan kepalaku senyaman mungkin. Kubuka smartphone kesayanganku dengan sebelumnya menekan pin ‘kimsunggyu’ untuk membuka kunci hp-ku. Sekian kalinya aku tersenyum miris dengan pin yang masih saja sama selama bertahun – tahun.



‘If ever a boy stood on the moon
All the heavens would call them angels 'round
Stop the tears from troubled sky's....from
Falling...falling...falling.

If ever the river could whisper your name,
Would the choices you made still be the same?
Like a flower that dies from angry rain,
Why do we hurt ourselves?’



Kuputar lagu ini dengan tidak sengaja, entah mungkin karena aku sering terbawa perasaan.
Dengarlah, intronya saja sudah mampu menusuk organ – organ dalam tubuhku.



Seketika aku teringat akan chat lamaku yang masih tersimpan rapi di handphone ini.


“aigo, ternyata masih ada”, aku tersenyum kecil.


Kubuka pesan – pesanku yang ratusan bahkan ribuan jumlahnya dengan orang yang kucintai dulu selama 4 tahun kami menjalin hubungan, sejak aku masih berumur 21 tahun.




Kim Sunggyu, yang sekarang menjadi mantanku.



Gyuie ku, namja manis dan imut yang telah merebut hatiku sepenuhnya, semua milikku ! hiks..

Sunggyu-ya, selama 4 tahun aku menyerahkan diriku sepenuhnya padamu, aku percayakan segalanya padamu, aku relakan jiwa dan ragaku hanya untukmu.. hiks..



But why..


Why did you leave me like this..


Where is the love ? Where is ??





Aku masih ingat ketika kau perlahan menjauh dariku waktu itu. Kita jarang berjumpa dan beberapa hari kemudian kau ingin hubungan ini berakhir.


Tidak kah itu sakit ??



So hurts Gyu.. hurts..





‘Gyu ada apa ? apa kau sedang sibuk sekali ? kau kelelahan ya, banyak bekerja’


‘ne, aku banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, karena minggu depan akan ada pembukaan cabang baru didaerah Hyuju’


‘oh begitu.. pantas saja ^_^’


‘pantas apa ?’


‘tapi jangan marah ne ?’


‘ne, apa ? katakana saja’


‘pantas saja akhir – akhir ini kau dingin padaku, hehe.. ^0^’


‘oh mian Hyun, aku memang sedang sibuk xD’



DEG

Kau yang hangat..



‘oh gwaencanha, tuntaskan saja pekerjaanmu dulu dengan baik, supaya kita dapat bermesraan lagi xD hahaha’


‘ommo >_< kau selalu begitu Hyun, mesum !!’


‘aigoo.. aku tak bisa membayangkan betapa manisnya kau disana Gyu :D kesinilah, biar kumakan kau’


‘yah ! sudahlah, aku akan sibuk beberapa waktu kedepan.. jadi jangan mengkhawatirkanku ne’


‘arrasseo, saranghae Kim Sunggyu, aku akan selalu merindukanmu ! <3 <3 <3’


‘nado saranghae <3’





Tes.. tes..


Aku meneteskan airmata saat membaca chat ku dengannya beberapa tahun lalu.

Setelah itu ia jarang sekali menghubungiku. Aku berfikir positif bahwa ia sedang super sibuk karena tanggungannya pada perusahaan besar itu.



Tapi..


‘aku merindukanmu Kim Sunggyu’





Hiks..





Pada saat itu aku tidak menghubunginya juga selama beberapa waktu, bukan karena apa, tapi aku tak ingin pekerjaannya terganggu. Kurangkah aku mengerti dirinya ?





Bayangan tentang suatu kejadian muncul lagi dibenakku tanpa permisi.

Ini moment yang takkan terlupakan dalam hidupku. Yaitu ketika aku sedang dalam nafsu yang membara, kami berdua di pojok kamar Sunggyu.


Ingin rasanya aku menangis dahulu sebelum kulanjutkan..

Terlalu manis untuk dikenang..





/flashback/

/Author’s POV/


Dipojok sana Woohyun mengunci pergerakan Sunggyu dengan aksi mesumnya. Menahan tubuh Sunggyu dengan kedua tangan dan kakinya, sehingga waktu dan ruang pun tak dapat memisahkan mereka.


“hmmppphhh”, Sunggyu mendesah dalam ciuman panasnya dengan Woohyun. Sedangkan pelakunya terus menerjang korban itu dengan ganas.


“euuhhh ahh Hyunnhh”, sambil membelai rambut lembut Sunggyu, Woohyun menjamah leher mulusnya juga.



1

2



Tangan mesumnya berhenti dengan wajah terdiam setelah berhasil membuka 2 kancing baju Sunggyu.



“w- waeyo ?”, tanya korban masih dengan bibir merahnya yang basah.


“…”


“waeyo Hyun.. ?”, ia merasa Woohyun hanya terdiam memandangi dada mulusnya dengan kedua tangan disamping badannya sendiri setelah tiba – tiba menghentikan aksinya.


“hiks.. aku tau Gyu, aku tak akan menyentuhmu lebih sebelum kita menikah.. aku menyayangimu Gyu, jeongmal saranghae..”



GREP



Dipeluknya Sunggyu dengan erat sambil menitikkan airmata disana.



“Hyunhh.. gwaenchana, sudahlah gomawo.. kau masih mengingat pesanku untuk tak melakukannya dulu sebelum waktunya”, Sunggyu seraya tersenyum kecil.


“ne Gyu, aku akan menjagamu seutuhnya sampai kita menikah nanti, janji”





/flashback off/










/Woohyun’s POV/





Sampai kita menikah nanti..

Kapan kita akan menikah Gyu ? Kapannn ??? hiks..



Kutekan dada kiriku yang terasa sesak, dan air mataku yang menetes sempurna mengingat itu semua.





Kim Sunggyu, aku telah menjagamu selama 4 tahun untuk tak menyentuh tubuh indahmu.

Dan kau pergi menyianyiakannya ? Apa kau kan memberikannya untuk namja lain ??


Benarkah itu Gyu ??


Bangsat.. hikss..

Aku tak menyangka akan seburuk ini akhirnya.










Dan aku tak akan pernah untuk tau sedang apa, dimana dan bersama siapa kau sekarang.





Gyuie, mantan terindah dalam hidupku.

Cinta pertama dan mungkin akan jadi terakhir.

Karena aku yakin tak akan pernah bisa mencintai orang lain lagi dalam hidup menyedihkanku ini.





Where is the love that lets the sunlight in to start again?

And where is our thousand dreams ?

Can we still believe ?



Where’s your luv.. KIM SUNGGYU ??










‘dengar Hyun, kita telah melewati masa – masa bersama dalam 4 tahun ini. Aku juga sangat menikmatinya bersama denganmu, aku catat dalam sejarah hidupku.. tapi, kita harus berakhir sampai disini, mianhae’





Kutundukkan kepalaku dan menahan tubuh lemasku ini pada jendela kamar yang selalu setia menemani malam – malam sepiku.


“hah.. hahh..”, dahiku mengernyit masih tak percaya mendapat kenangan itu kembali.





‘mian Hyun, aku tak bisa’



‘sudahlah ! jangan katakan permohonan menjijikkanmu didepanku Nam !!’



‘kau pergilah dari hidupku ! Woohyun bodoh, jangan pernah mengingat atau menyebut namaku lagi dalam hidupmu !! kita sudah putus dan jangan hubungi aku lagi titik !’





Tes.. tes.. tes..


“Hikss.. hikss..”


Kugigit jari kananku untuk menahan suara – suara menyayat ini dari para penghuni kamar disebelah kanan – kiriku sambil menangis deras di atas gemerlap distrik yang perlahan mulai hilang.





“hiks.. neon eoddie Gyu.. bogoshippeoyo.. kau tau selama 3 tahun kepergianmu hikss.. aku- aku tak bisa melupakanmu Gyu.. aku masih mencintaimu, sepenuhnya.. sama seperti dulu, tak ada yang berubah.. sebagaimanapun kau campakkan dan menginjak membuangku, aku selalu mencintaimu hikss..”










01.00 AM



Kubuka galeri foto hp-ku masih dengan password yang sama, ‘kimsunggyu’.

Kenapa aku masih saja menyimpan segala tentangmu Gyu ??



Walaupun sudah jelas kau seperti ini..



Di folder rahasia paling pertama ini tampaklah Sunggyuku selca bersama dengan namja BRENGSEK, BANGSAT, SIALAN, DAMN, HELL dan semua kata – kata hina untuknya, untukmu yang tersenyum tanpa dosa disebelah namja masa depanku.





“bangsat kau. Aku harap Dewa akan segera membuatmu celaka dan mati di neraka-”



“secepatnya”, lanjutku berbisik pelan pada angin malam. Kusunggingkan senyum sinis ditengah pilu ini.





Walaupun Sunggyu tak akan kembali padaku..





‘LUPAKAN AKU NAM !!’





“hikss..”





If ever the river could whisper your name,
Would the choices you made still be the same?
Like a flower that dies from angry rain,
Why do you hurt myself ?










“Kim Sunggyu, kau yang terindah dalam hidupku, kenangan indah kita akan selalu ku ingat, bahkan sampai sekarang perasaanku masih sama dengan yang dulu, tak berubah. Aku tidak mencari cinta baru, aku tak sanggup menjalaninya jika bukan denganmu Gyu, hikss.. ku akan teringat dirimu walau aku bersama namja lain, dan menangis lagi seperti ini, haha.. mianhae atas kesalahan yang pernah kuperbuat padamu, aku tidak bermaksud.. dan untukmu Sunggyu, jagalah dirimu baik – baik disana, jangan terlalu lelah dan.. jangan lupakan aku ! haha..”, aku tertawa lebar walau hambar.










Sunggyu akan melupakanku, pasti.



Where’s D’Luv ?



Rencana masa depan hanya akan jadi angan.



Life begins with love, That we can still believe.










I hope you back.















END


~ where’s d’luv ~

No comments: