Title :
Flashlight In 12 Seconds (One Shot)
Author :
Anggi WK
Main cast :
-
Nam Woohyun
-
Kim Sunggyu
Support cast :
-
Choi Minho
-
Sung Angel (OC)
Genre : alternate universe, crack, dark, fantasy,
love triangle, romance, supernatural, yaoi
Rating :
NC ~ eh maksudku M xD
Length :
One Shot
AN :
Annyeong readers !! xD ini ff keempatku, tercipta karna WooGyu telah membawaku
dalam kenangan masa lalu ‘-‘ /lupakan/ xD
Dengan rendah hati mohon RCL nya yaa :D
SILAHKAN COMMENT SEKEJAM – KEJAMNYA !! SEMERDEKA KALIAN !! /kasih
jalan flamers/
SARANGHAE READERS ~~ :* :* /kisseu atu2/
Quote :
Just 12 seconds
to get you be mine..
Summary :
I’d ended up
feelin’ anxious,
But ma luv
brought ya belong to me..
~ Nam Woohyun ~
Sound track :
Jessie – Flashlight /read it with music for deepen the story/
==================================================
Happy reading :* :* :*
“apa kau siap ?”
“ne”, tatapnya kosong.
“kau tak bisa meninggal dengan tenang disini”
“apa maksudmu ?”
“jangan berbohong.. pasti ada sesuatu yang belum kau relakan
didunia”
“sesuatu ?”
“ne, kau tak akan dapat bergabung bersama kami jika kau belum
meninggal dengan ikhlas”
“geureyo.. ? sepertinya.. cintaku”
“aku beri 12 seconds. Kembalilah untuk mendapatkan keinginanmu”
“hanya 12 seconds ?”
“12 seconds bagi dunia malaikat tapi 12 hari bagi manusia”
“gomawo Sung Angel”
~~~ Cause
you're my flash light ~~~
Tap tap tap
Seorang pemuda tampan berjalan di distrik kota Seoul dengan
balutan pakaian tebal yang menghiasi pesona wajahnya.
Malam yang masih sibuk dijalan raya ini membuatnya tersenyum.
“kota ini masih sama, I’m back”
Duduklah ia disebuah kursi panjang dipinggir jalan itu.
“permisi, bolehkah aku duduk disini ?”, tiba – tiba seorang namja
manis menginterupsinya.
DEG
“ah, tentu saja”, senyumnya merekah.
“kenalkan, aku Kim Sunggyu”
“Nam Woohyun”, mereka seraya berjabat tangan dan tersenyum satu
sama lain.
~~~ When tomorrow comes, I'll be on my own
Feeling frightened of The things that I don't know
When tomorrow comes, Tomorrow comes, Tomorrow comes ~~~
Feeling frightened of The things that I don't know
When tomorrow comes, Tomorrow comes, Tomorrow comes ~~~
‘sekali lagi, gomawo Sung Angel’
Setelah beberapa saat berkenalan, mereka berjalan – jalan seputar
pemandangan kota itu. Canda tawa dan lelucon yang hangat membawa mereka lebih
dekat dan merasa nyaman.
“Sunggyu hyung, kau lihat bintang disana ?”
“iya, sangat indah, aku suka”
“aku juga. Bintang selalu memancarkan cahayanya, didalam gelap pun
ia selalu bersinar, aku tak ingin melepasnya walaupun ia bukan milikku”
“hahaha.. kau ini bicara apa sih..”, kekehnya sambil memukul pelan
lengan Woohyun.
KRINGGG
“oh sebentar Woohyun, aku lupa jika nampyeonku sedang menunggu
dirumah. Dia sakit. Annyeong, sampai ketemu lagi ne !”, ucapnya sambil berlari
pulang.
‘Choi Minho, aku sudah tau jika itu kau’
~~~ And though the road is long
I look up to the sky
And In the dark I found, I stop and I won’t fly
And I sing along, I sing along, then I sing along ~~~
I look up to the sky
And In the dark I found, I stop and I won’t fly
And I sing along, I sing along, then I sing along ~~~
= ONE DAY PASSED =
3 hari tak bertemu Sunggyu membuat
Woohyun selalu gelisah dan tak tenang. Dia merindukannya. Pasalnya Sunggyu
susah sekali untuk diajak keluar lagi, mengingat ia sibuk dengan pekerjaan dan
nampyeonnya, Choi Minho.
Ia mencoba lagi hari ini untuk menekan
tombol hijau.
“yeobeoseyo ?”
“Sunggyu hyung !”
“Woohyun-ah waeyo ? kau merindukanku kah
? kkk ~~ ”
“selalu hyung.. aku mencintaimu”
“mwo ?? hahaha, nado saranghae Nam
Woohyun..”, alangkah bahagianya jika ucapan itu benar – benar dari dalam
hatinya.
“jinjja ? lalu kapan kita akan menikah
uh ?”
“aigo ! jangan keras – keras Hyunie,
nanti nampyeonku dengar dikira kita ada hubungan apa – apa lagi..”
JLEBB
Sakitnya tuh disini /?/ kau perlakukan
aku dengan penuh sayang tapi nyatanya itu hanya sebuah kebaikan tanpa ada
ikatan.. /lupakan aja yg ini/ xD wkw
“hyungie, mari kita pergi liat film jam
7 nanti, aku menjemputmu di halte. Jangan menolak”
“nanti ma-”
TUT TUTT
“ahh dimatikan.. dongsaeng nappeun”
‘kau tidak tahu Gyu, tentang perasaanku
dari dulu dan batas waktuku’
~~~ I got all I need when I got you and I
I look around me, and see sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
You're gettin’ me, gettin’ me through the night
I look around me, and see sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
You're gettin’ me, gettin’ me through the night
Can’t stop my heart when you shinin’ in my eyes
I can’t lie, it’s a sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
You're gettin’ me, gettin’ me through the night ~~~
I can’t lie, it’s a sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
You're gettin’ me, gettin’ me through the night ~~~
Malamnya di Golden Cinema setelah
menonton.
Sunggyu masih sama dengan masa kuliah
dulu, berparas cantik dengan mata sipit dan senyuman mautnya yang dapat
merobohkan pertahanan para namja. Satu Universitas dengannya membuat Woohyun
mengaguminya sejak lama. Namun bibir ini tak mampu untuk sekedar berkata..
“Gyu
hyung, kau tau tidak.. mengapa bioskop ini penuh orang”
“mengapa ? karna ingin melihat film lah”
“bukan.. kalau penuh cinta itu aku
padamu hyung”
“aigo ! Minho saja jarang menggombaliku
seperti ini, hihi”, Sunggyu tertawa manis sekali, membuat sekujur tubuh Woohyun
memanas.
“oh nampyeonmu itu ya”, Woohyun berusaha
santai.
“iya, dia selalu sibuk dengan
pekerjaannya, jadi jarang berbicara padaku”, bibirnya mengerucut.
“aku ada ide hyung ! sepertinya.. ini game
yang bagus”
“game apa ? apa ?”, tak sabarnya sambil
menggoyang – goyangkan lengan Woohyun yang tengah tersenyum penuh arti.
“bagaimana jika kita bermain game
sebagai sepasang kekasih ? anggap saja aku sebagai nampyeonmu. Aku dapat berada
disampingmu kapanpun kau mau, juga menjadi namjamu saat Minho tak ada”
“ha ? boleh juga.. tapi ingat, hanya
game ya !”
“tentu”, tentu menyakitkan.
“baiklah. Chagi-ya, aku ingin kesana ~~”,
manjanya sambil memeluk Woohyun yang masih menyesali adanya Minho dalam
kehidupan Sunggyu.
“arrasseo nae chagi yang manis sekali”,
belai Woohyun pada rambut coklatnya.
‘aku lupa menyebutkan syarat dari game
ini, yaitu tak boleh berakhir’
~~~ Cause you're my flash light
You're my flash light, you're my flash light ~~~
You're my flash light, you're my flash light ~~~
= SEVEN DAYS PASSED =
KRINGGG
“yeobeose-”
“chagi-yaa”
“Sunggyu kenapa uh ?”, semenjak game itu
dimulai, Woohyun menghilangkan kesopanannya.
“aku baru membeli hamster lucu, mainlah
kesini..”
“bukankah ada nampyeonmu ?”, haram
baginya menyebut kata –MINHO-
“dia masih bekerja”
“geurae, tunggu aku ne.. saranghae
Gyuie, muahh”
“saranghae Hyunie, muahmuahh”, telah
menjadi kebiasaan mereka saat mengakhiri panggilan, lebih tepatnya seperti
orang yang sedang berselingkuh dengan namja lain.
Ting tong
CKLEKK
“Hyunieee !!”
BRUK
“aigoo.. sayang kau agresif sekali”,
Woohyun mendapat pelukan erat dari Sunggyu, namja manis idamannya.
“kajja kedalam, tapi aku gendong..”,
Sunggyu melingkarkan tangannya pada leher Woohyun sambil memanyunkan bibir
tipisnya, membuat mulut Woohyun ingin segera melahapnya saja.
“apa sih yang tidak untukmu Gyu”,
coleknya pada dagu Sunggyu lalu menggendongnya kedalam kamar MinGyu, tempat
dimana hamster itu berada.
“JJAAA ! lihatlah, lucu kan Hyunie..”
“lebih lucu dan manis dirimu Gyu”,
Woohyun seraya mengelus – elus rambut caramel Sunggyu yang sedang berblushing
ria.
“bohong, apa buktinya”
CHU
Woohyun mencium bibir Sunggyu sekilas,
membuat korbannya hanya mengerjapkan mata tak percaya.
“H- Hyunie”
“itu manis Gyu”
“bukan, maksudku.. ken- kenapa kau
menciumku ??”
“aku sudah bilang, anggaplah aku
nampyeonmu saat dia tak ada”
“jadi kita selingkuh ?”
“aniya Gyu, ingatlah ini hanya game”, game
yang takkan berakhir bagi Woohyun.
“oh iya, aku lupa hehe”, tawanya garing
sambil menggaruk kepalanya yag tak gatal.
Sunggyu merasa ini agak berlebihan, tapi
tak dipungkiri ia juga nyaman dengan hadirnya Woohyun, apalagi merasakan
sedikit sentuhan darinya tadi.
Woohyun menatapnya lekat, memperhatikan
setiap gerak – gerik mangsa didepannya ini. Sangat menggoda, baginya.
“kau benar – benar manis Gyu”, Woohyun
kembali membelai – belai dengan sayang rambut Sunggyu yang sedang mengatur
nafas karna berdebarnya merasa Woohyun semakin mendekat.
“Hyu- mmmpppptthhhh”, mata Sunggyu
melebar melihat Woohyun yang tanpa ijin langsung melahap bibirnya dengan mata
terpejam dan sangat menikmatinya.
“ngghhhhh… ahhhhh”, Woohyun terus meraba
– raba setiap inci dari rambut Sunggyu sampai tengkuknya, membuat ia semakin
mendesah dan membuka akses untuk Woohyun. Tak dipungkiri, Kim Sunggyu juga
mengikuti game ini dengan baik.
TING TONG
“mmmpphhh”, Sunggyu mendorong Woohyun.
“Minho kah ?”
“eum, saatnya dia pulang ! Woohyun-ah
lewat jendela ini saja eotte ??”, Sunggyu dengan wajah khawatir dan peluh yang
dikarenakan aktivitasnya tadi.
“geurae, gwaenchana. Saranghae Gyuie,
aku akan menelponmu lagi, saranghae”
”ne, na- nado”
Sebelum kepergiannya, Woohyun bahkan
mencium kening, pipi dan bibir Sunggyu sekilas dengan sayangnya, membuat namja
ini membeku ditempat dengan tampang bodoh.
Benarkah ini hanya sebuah game ?
Tidakkah Woohyun terlalu berlebihan ?
iya kan
Tapi mengapa.. aku nyaman dengannya,
sentuhannya aku suka
Aku rela dia menyentuhku. Game ini,
akankah terus berlanjut.. ?
Waktu tak pernah berhenti berjalan.
= TEN DAYS PASSED =
PRAKKK
Sebuket bunga jatuh didepan namja
berambut hitam itu.
Tatapannya nanar pada dua sosok namja
yang tengah berciuman mesra didalam kamar mereka.
Mulutnya bungkam, langkahnya membuat ia
berlari menjauh dari jendela kamar itu.
~~~ I
see the shadows long beneath the mountain top
I’m not
the afraid when the rain won’t stop
Cause
you light the way
you
light the way, you light the way ~~~
“ada apa lagi Nam Woohyun-sshi”
“tid- tidak bisakah kau berikan aku
waktu lebih..”, suaranya tertahan membendung keluarnya bulir dari mata
kelamnya.
“lakukan saja usaha terbaikmu Hyun”
“tidak semudah dan secepat itu ! dia
mempunyai nampyeon dan mereka hidup bahagia Sung Angel ! hikss..”, garis tipis
mengalir dipipinya.
“jangan bodoh, banyak cara Nam-sshi.
Malaikat yang belum tenang hanya memiliki waktu 12 seconds untuk kembali ke
dunia dan mendapat keinginannya, jika dalam jangka itu kau tak mampu
mewujudkan, maka..”
“maka apa ?”
“kau akan hilang bersama angin”
BLARRR
“maldo andwae, hikss..”, gelengnya tak
percaya.
“kembalilah 2 hari lagi”
‘aku harus kembali’
= TWELFH DAY = D’LAST CHANCE GETTIN’ YA
=
‘mianhae Gyu, harus hari ini’
Sunggyu berdiri tegak didepan cermin
besarnya, tersenyum manis dengan poni halus caramelnya yang membuat kesan makin
menggemaskan.
“chagi-ya, kau mau kemana ?”
“aku ? hmm.. pergi, hehe”
“parfum apa ini ?”, Choi Minho, namja
jangkung itu mendekat mengendus permukaan baju Sunggyu yang wanginya sangat
tajam.
Ia melihat dengan saksama namja manis
didepannya, pakaian moon abu – abu yang melekat indah pada siluet tubuhnya,
celana pendek hitam.
“mau ku antar ?”, entah perasaannya tak
enak.
“an- aniya, tak perlu.. aku berangkat
dulu ne ! annyeong !”
BLAMM
“ada apa.. kau tak memberiku kisseu saat
ingin pergi seperti biasanya.. sikapmu aneh, aku harap kau baik – baik saja Gyu”
06.29 PM
“WOOHYUN-AH ! CHAGI-YA !!”
Sunggyu berlari kecil melihat mobil
Woohyun yang sudah menunggunya diseberang sana.
‘mian Gyu, aku benar – benar
mencintaimu, kau milikku.. tak ada jalan lain’
TUKK
“aigo, chagi kau kasar sekali”, Woohyun
kaget dan mengusap kepalanya sambil berpura – pura ngambek.
“kau sih melamun terus, memikirkan apa ?”
“tentunya masa depan kita chagi”,
kedipnya nakal.
“yah gombal ! sudah cepat jalan !”,
bentaknya menutupi blushing merah dan senyum manis diwajahnya.
Jungdo Park, halaman depan..
“wah kita kesini Hyun ? daebakk, kau
terbaik Hyun, aku mencintaimu ! hihi..”, Sunggyu memeluk Woohyun erat.
‘kau senang Gyu ? aku ingat, ini tempat
yang ingin sekali kau kunjungi’
Jungdo Park, taman bermain anak – anak
usia 20 tahun kebawah dengan berbagai wahana yang tersedia, tak ada bedanya
dengan Ancol.
“kajja kita naik rollercoaster Hyun !!”
“baiklah !”
WUSSHHH
Kereta mesin itu membawa penumpang menjerit
sampai diatas sana. Sensasi yang ada dari dalam tubuh membuat suara mereka
makin keras memecah langit malam. Dalam keadaan menggenggam tangan Sunggyu,
Woohyun memejamkan mata dan merasakan tubuhnya diombang – ambingkan oleh mesin
kereta itu. Sesekali ia membuka sedikit matanya menangkap scene cakrawala yang
dihiasi bintang..
‘kau flashlightku Gyu, even just in 12
seconds’
“hosh hosh..”
“gwaenchana chagi ?”
“ne, kajja sekarang kesana lihat sirkus
Hyun !!”, Sunggyu memimpin kencan terlarang hari ini.
BYURRR
“WAHHHHHH”
PROK PROK
“lumba – lumbanya manis sekali Hyunnn”,
gemasnya melihat atraksi disana.
“kau juga seperti lumba – lumba Gyu”
“eoh, waee ??”
“lumba – lumba yang manis meloncat masuk
kedalam air, tapi kau Sunggyu yang manis masuk kedalam hatiku”
“ommo Hyunnieeee”
CHU
“aku cintaaaa Woohyun !”, katanya
setelah mengecup sekilas pipi Woohyun yang membeku.
Hati pedih yang bergetar.
‘Jebal kali ini saja, kebahagiaan
menghapus ketakutanku’
“chagi, aku capek..”
“Sunggyu sayang mau cari tempat duduk um
??”
“mauu Hyuniee, gendongg..”
“cium aku dulu”
“hah ?? nggg.. kau saja”, jawabnya malu.
CHU
CHU
CHU
Kedua pipi dan bibir Sunggyu.
“kajja naik !”, badan sehatnya naik ke punggung
Woohyun.
Malam kelam terbentang yang dihiasi
bintang. Ratusan kembang api berpesta dilangit.
Mereka mengambil duduk di pojok.
“ini chagi untukmu”, sebotol alcohol
besar. Sungguh nikmat dirasakan dibawah indahnya malam.
Woohyun menuntun semua dan membuat
puluhan gelas kosong dalam sekejap.
“Wooh.. Hyunn.. kepalaku pusing”
“sakit sekali ?”
“kajja pulanghh”
Mobil sedan merah melaju membawa mereka
dalam keadaan mabuk luar biasa.
Woohyun mengemudi sambil sesekali
melihat Sunggyu disebelahnya. Surai panjang Sunggyu yang terurai indah menghias
wajahnya, dada putih yang tersaji karna pemiliknya tak berhenti menggeliat
merasakan sensasi alcohol yang baru pertama ia rasakan. Kaki indahnya yang
membuat Woohyun tak berkedip.
GLUP
Bibir merah itu.. bolehkah ?
“Woohyunniehh.. palliihhhh”
Okay, semua tahu jika itu permintaan agar
pulang dengan cepat dan bukan untuk –ITU-
But isn’t like Woohyun’s mind..
11.43 PM
= TWELFH DAY =
‘tak ada waktu lagi, ini terakhir’
CKITTTT
SRETTT
Woohyun menarik Sunggyu dalam
pangkuannya.
‘mianhae Gyu’
“Woohyun apa yammppttthhhhh”, Woohyun langsung
melahap bibir itu dengan brutal.
Sambil menekan tengkuknya, ia
memperlakukan Sunggyu seolah tak ingin melepasnya.
“nggghhhh… ahhh Hyunnhh..”
Ia rasakan sentuhan Woohyun yang sudah
menjamah leher mulusnya dan meraba – raba nipple yang masuk dari bawah bajunya.
Bibir bawahnya digigit untuk menahan dan
menyalurkan kenikmatan yang ia rasakan dengan Woohyun.
“akhhh !! ohhh yesshh Woohyunnnnhhh..
ahhhhh”
Sunggyu terlonjak karna serangan tiba –
tiba pada nipplenya yang dihisap keras oleh Woohyun yang tengah banjir peluh,
nafsunya kian membara..
“Hyunhhh.. STOP !!”
“w- wae ?”
“apa.. apa ini juga game ???”
Tetap dengan posisinya dipangkuan Nam.
“ah.. ak- aku sebenarnya”
“apa.. kau benar – benar menyukaiku ??”
“…..”
“iya kan ?? tak mungkin kau melakukan
ini..”
TESS
“kau menangis Gyu ?”
SLASHH
Sunggyu menepis tangan Woohyun yang
ingin menyentuh pipinya.
“hiks.. KATAKAN !!”
11.55 PM
Beberapa saat mereka melempar pandang
dengan beribu pikiran.
“ini game Gyu. Tapi.. tapi aku benar –
benar mencintaimu”
“mwo ?? k-kau selama ini-”
“ne, jadilah milikku, Kim Sunggyu”
Sunggyu beku, tak menyangka. Sesaat
kemudian ia tersenyum.
“gomawo, nado saranghaeyo.. tapi
bagaimana Minho ?”
‘mianhae Gyu’
“katakan jujur, kau benar – benar
mencintaiku ??”
“ne”
“kau rela meninggalkan Minho ??”
“ne”
“ikut aku Gyu”
KLAKK
WUSHHHHH
Mobil itu melaju sangat cepat.
“Hyunnie, jangan ngebut ! kita mau
kemana !”
“…..”
“Nam Woohyun !!!”
‘mian Gyu, aku hanya mencintaimu’
~~~ Cause you're my flash light
You're my flash light, you're my flash light ~~~
You're my flash light, you're my flash light ~~~
“hikss..”, ia tetap enggan menjawab.
“yah !! kenapa kau malah m- yak !! depan
kita jurang Woohyunnn !!!”
“hikss.. SARANGHAE KIM SUNGGYU !!
MIANHAE, JEONGMAL SARANGHAEE !!!”
“NAM WOOHYUNNNNNNNNN !!!!!!!!!!!!!!!!”
BRAKKKKK
Sebuah mobil terjatuh secara
mengenaskan.
00.00
= 12 DAYS ENDED =
Aku bodoh, cinta memang buta.
Gomawo Sung Angel, aku tak hilang
bersama angin.
Jeongmal mianhae, jeongmal saranghae, KIM
SUNGGYU..
You’re ma flashlight.
END
~ flashlight in 12 seconds ~