Title : Ajikdo nan (Chapter 4)
Author : Anggi WK
Main cast :
-
Nam Woohyun [25
th]
-
Kim Sunggyu [27
th]
-
Kim Myungsoo [25
th]
Support cast :
-
Lee Ho Won / Hoya
[25 th]
-
Jang Dongwoo [26
th]
-
Bae Jae Wook /
Benji [25 th]
-
Byun Baekhyun [24
th]
-
Kim Ki Bum / Key [24
th]
-
Lee Jin Ki / Onew
[24 th]
-
Min Yoon Gi /
Suga [25 th]
-
Jung Ho Seok /
J-Hope [25 th]
-
Lee Jeongmin [25
th]
-
Jeon Jungkook [25
th]
-
Yi En Tuan / Mark
[25 th]
Genre : teen romance, school life, alternate universe,
love triangle, memories, darkfic, yaoi
Rating : NC ~ eh maksudku T xD
Length : 4 of ?
AN : Annyeong readers !! xD ini ff
pertamaku yang intinya diambil dari real life, tentunya diberi perubahan supaya
bisa menyesuaikan. Sebenernya ga ada niat buat nulis beginian, tapi aku cuma
pengen curahin isi hati yang terpendam xD wkwk kepikiran sejak ultahnya Dongwoo
22 Nov 15 kemaren xD
Dengan rendah hati mohon RCL nya yaa ~~
:D
SILAHKAN COMMENT SEKEJAM – KEJAMNYA !!
SEMERDEKA KALIAN !! /kasih jalan flamers/
YANG PENTING NO COPAS !
SARANGHAEE READERS ~~ :* :* /kisseu
atu2/
Quote : Beolsseo geureomyeon andwae,
ajigeun
kkeutnange aniya, ajikdo nan..
/You
can’t be already like this, it’s not the end yet, I still../
Summary : Sebuah keegoisan yang serakah dan sebuah
obsesi yang melekat,
Aku berteriak atas cinta yang terkutuk ini,
Aku berteriak atas cinta yang terkutuk ini,
Aku selalu
melihat ke arahmu dengan gelisah,
Tapi sekarang kau terlarang, aku sedih !
Tapi sekarang kau terlarang, aku sedih !
Menyedihkan, aku
menginginkanmu..
~ Nam Woohyun ~
Sound track : Troublemaker - Now /read
it with music for deepen the story/
==================================================
Happy reading :* :* :*
Tap.. tap..
.
.
.
Sebuah langkah kaki lincah seorang namja
menapaki lantai luas ini. Luas.. besar.. berlantai 7.. bagian atasnya pun
sangat tinggi. Ramai orang.. disana ! ada lift !
.
.
TADA !!
here we go, Seoul World Mall, Mall
terbesar di kawasan ini. Persimpangan daerah ini juga sangat mendukung berdirinya
tempat hiburan ini. Dimana banyak masyarakat Korea suka datang kesini, apalagi
anak muda..
.
.
.
“Woohyun hyunggg… akuu… adaa.. di.. hm..
depan HP Center ! Send !”, namja itu mengirim pesan pada Woohyun.
.
“eh. Harusnya pada Sunggyu hyung, ntar
dikira aku centil dengan Woohyun hyung lagi. Ck pabbo”, dia berbicara sendiri.
.
“apalagi sipit galak itu hari ini lagi
PMS, mungkin dia lelah. Pasti Gyu hyung abis dapet tugas matematika segudang.
Hamster sipit hyung kesayanganku”, umpatnya tak henti membicarakan Sunggyu, hyung
kesayangan yang sebenarnya sama – sama punya sifat ke yeoja – yeojaan ini.
.
.
.
.
.
/other side/
.
“dimana ?”
.
“HP center hyung”
.
“kelihatannya tak ada deh..”
.
“Baekhyun bilangnya disitu hyung”
.
Sunggyu dan Woohyun yang sudah sampai di
Seoul World Mall pun, mencari keberadaan Baekhyun yang tadi sudah sampai kesini
terlebih dahulu.
.
.
.
“itu dia ! Baekhyun-ah !!”, Sunggyu
berteriak sambil melambaikan tangan.
“ne hyungg !”, seraya berlari
menghampiri.
.
.
.
‘PLETAK’
.
“ngapain kau disana !”
.
“mian hyung..”, cengenges Baekhyun.
Woohyun hanya tertawa melihat dua uke beradu mulut.
.
“bilangnya depan HP center, ini malah
ngilang ke Cosmetic center !”, sewot Kim Sunggyu dengan wajah juteknya.
.
“aigo.. kalian kan tadi belum datang,
jadi aku melihat – lihat sebentar disana. Woohyun hyung, daritadi istrimu
ngomel terus”
.
“YA ! CABE KILOAN !”
.
“hyungie ! sudah hyunggg”, Woohyun
kembali menahan hamster yang sudah siap meluncurkan bom, dia hanya takut amarah
Sunggyu dapat menghancurkan mall dan seisinya, siapa yang ganti rugi ?
.
“kau juga cabe hyung”
.
“anak cabe !”
.
“hamster sipit !”
.
“cabe murah !”
.
“sipit ! gendut ! galak ! judes ! sok !
asdfghjkl”
.
“BAEKHYUUUU - HHMMPP”
.
Tangan Woohyun yang sedari tadi sudah
menahan badan sehat Sunggyu ternyata tak dapat menghentikan perang mereka.
Terpaksa ia membekap mulut Sunggyunya. /jangan salvok dulu xD/
.
.
.
“hyung, sudah hyung, ini mall”, sabar
Woohyun yang daritadi dipandangi orang – orang karena kegaduhan GyuBaek.
.
“lepashh Hyun !”, tangkis Sunggyu.
Woohyun hanya bisa menghela napas.
.
“kenapa aku ? dia juga tuh.. bikin rusuh
~”
.
“iya iya.. hyungie tenang ya.. Baekhyun
lain kali kalau janjian ya tunggu disitu dong. Gapapa ya hyung, ini masalah
kecil kok”, senyum Nam seraya mengelus pundak Sunggyu.
.
.
.
.
.
Sunggyu menatap sebal Nam..
.
“bela aja dia”
.
Tap.. tap.. tap..
.
“Sunggyu hyung !”, Woohyun dan Baekhyun
saling pandang.
.
“kejar dia hyung !”, Baekhyun mendahului
mengejar Sunggyu yang pergi ngambek.
.
.
.
.
.
/Sunggyu’s POV/
”eomma.. cabe itu selalu menyebalkan !
salah, sok pula. Woohyun ga pernah marahin, huh”, gumamku sambil duduk di kursi
panjang yang kosong sebelah Food Center.
“Sunggyu hyung..”
.
‘ngapain tu makhluk astral’
.
“Sunggyu hyung.. mian deh, aku yang
salah”, cabe pasang muka sedih. Emang gua sudi ~
.
“mianhae ya hyung, aku beliin snack deh
!”, dia menjabat tanganku.
.
“oke, minumnya juga”, lumayan aku juga
laper.
.
.
.
.
.
Kepergian Baekhyun membuatku menoleh
kearah Woohyun. Omo, dia daritadi melihatku ?
.
“hyungie”, perlahan dia duduk
disebelahku. Ku tak mau melihatnya. Bukan apa tapi deg – deg an.
.
“Gyu hyung sayang...”
.
.
‘CIH ! apa itu ! panggilan gombal. dan
see ! tangannya gausah pegang – pegang pahaku !! Woohyun !!!’
.
.
Tangannya mengelus – elus paha kananku
sambil terus menatapku.
Ingin kusingkirkan tangan mesum ini,
tapi.. aku.. gwaenchana kalau itu Woohyun. Tahan..
.
.
.
“bukan maksudku bela Baekhyun. Dia yang
salah, tapi kita stay cool aja hyung..”
.
“oke.. tapi sebel kan, dia ngata –
ngatain aku terus Hyun.. sipit, galak, hamster, judeslah, ca-”
.
“gwaechana hyung, yang penting kan kau
selalu ada dihatiku”
.
“halah gombal..”
.
Akhirnya aku tersenyum juga.. Nam pabbo,
dia selalu memberikanku gombalan disertai senyum bodohnya.
Ga tau gimana ceritanya, apa jimatnya
dia, tapi aku selalu dapat luluh.. pengertiannya..
.
.
.
.
.
/author’s POV/
.
Bagai kebakaran yang baru disiram air,
WooGyu sudah kembali seperti semula, walaupun Sunggyu masih sedikit kesal..
Perlahan Nam meraih tangan Sunggyu, mereka
kebiasaan didepan umum.
.
.
.
“ehem. Ohok – ohok”
Hamster langsung melepaskan tangannya
melihat Byun datang.
“kau sakit ? mending istirahat dirumah,
mana sini pesananku”, tegas Sunggyu.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
3 manusia itu melanjutkan perjuangan
melelahkan selanjutnya /setelah 2 tahun beradu mulut/
3 tickets ditangan ^_^
.
.
“silahkan selanjutnya Tuan”
.
“ne..”, Woohyun membalas yeoja penjaga
itu dengan senyum manis yang juga tengah tersenyum padanya.
.
“gausah genit”, Sunggyu yang melihat
kedepan ternyata tau kejadian disampingnya.
.
“haha.. aigo aku hanya membalas
senyumnya hyung”
.
.
.
‘kurasa Sunggyu hyung memang benar –
benar PMS, hari ini bawaannya ngambek terus’, pikiran Nam melayang.
.
.
.
‘BLAM’
.
Semakin gelap ketika pintu ditutup.
Jalan yang sempit tak mulus pula. Membuat kaki harus meraba – raba untuk
melangkah. Kanan kiri sekitar penuh benda – benda tak karuan. Rak dan sarang
laba – laba dimana – mana. Di bagian ataspun tak kosong.
.
.
‘wushh’
.
.
“ada anginnn !”
.
“biasa aja pabbo”, ketus Sunggyu melihat
Baekhyun yang bergidik.
.
“ini serius ada atmosfer yang menyentuh
kulitku hyung !”
.
“ck, gaje. Liat saja tempat ini sudah
seperti kamarmu hahaa- AAA !!”
.
“waeyo waeyoo ?”
.
“tangan buntung Hyun !”, jawab Sunggyu
imut.
.
.
“jhahaa.. kyaaaa !! dia hidup, hidupp
!!”, giliran Baekhyun yang kaget melihat mumi setelah menertawai Sunggyu.
.
“save me..”, Byun memeluk erat tangan
kanan Woohyun sambil bersandar padanya.
.
.
.
Sunggyu tau, tapi.. sudahlah dia juga
tak mau kalah. Kim juga memeluk tangan kiri Woohyun.
.
.
.
“omo, vampire itu melihat kita ! yaa
jangan sentuh akuuu aaa !”, Byun berhambur memeluk Woohyun yang sedari tadi
hanya dapat kebisingan.
.
“dia hidup !”
.
“ihh.. jinjja, Woohyunkuuu”, Mimy
melepas pelukan mereka.
.
.
.
Nam. Pasrah, dengan kelakuan GyuBaek.
.
.
.
“hwhw.. pelan – pelan.. jalannya..”,
titah Kim pada dirinya sendiri.
.
“bentar”
.
“apa Baek ?”, lemas Woohyun.
.
Perlahan Baekhyun menoleh kebelakang..
.
.
.
“dia menarik bajukuuu aaaa !! setan !
setan lu !! Hyungieeee”
.
.
.
Again. Sunggyu tak tahu jelas mana yang
harus dia sebut setan. Yang menarik si Cabe atau Cabe nya. Terus aja, bahkan
Sunggyu pun belum pernah semanja itu dengan Woohyun. Sial !
.
“Gyu hyung, kau tak lihat di-”
.
“lanjut aja. Bawa pulang Woohyun
sekalian sana”, Sunggyu yang kusut membuat Woohyun melepas pelukan Baekhyun.
.
“eiy hyung.. jangan ngambek dong..”,
cengenges Nam sambil merangkul calon istrinya.
.
“makanya jangan mau kalo dipeluk di-”
.
“HUAA KAKIKUU !! LEPASSS !!!!”
.
.
.
.
.
‘SRET’
.
.
.
.
.
Setelah lepas dari tarikan setan jadi –
jadian dibawah kolong, tanpa sadar Baekhyun langsung lari membawa kabur
Woohyun.
.
“ha ?”, Sunggyu bergumam kecil
ditempatnya.
.
“Gyu hyung kaburrr”, teriakan Byun
perlahan menghilang.
.
“mwo… mereka pikir... apa yang mereka
lakukan... sialan”, memanas, mata Sunggyu mulai berkaca – kaca.
.
“baekhyun.. Woohyun, tak bisakah kau tak
terus diam diperlakukan seenaknya dengan cabe ? peluk manja seenak jidat..
sekarang aku ditinggal disini sendirian ! hiks..”
.
.
.
Pada akhirnya airmata itu menetes..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
/depan rumah hantu/
.
.
“kau tak bisa biasa saja huh ?”, Woohyun
ngos – ngosan.
.
“kau tak merasakan hyung ! dia menarik
kakiku, kalau masuk bagaimana uhh ??”
.
“aih, mana mungkinh.. setan itu hanya
bohongan..”
.
“aku tau, tapi SUNGGYU HYUNG !”
.
.
Byun menghampiri Sunggyu yang baru
keluar dari tempat horror itu.
.
.
“chagi gwanchana ?”
.
.
‘SRET’
.
.
“aku mau pulang”, Sunggyu menangkis
tangan Nam yang hendak menyentuhnya.
.
“chagi mian, tadi Baekhyun menarikku
paksa”
.
“kenapa mau !”
.
“mianhae, aku sebenarnya juga mau
menarikmu hyung”
.
“tapi kau tinggal kan ? aku sendiri !”
.
“iya.. aku minta maaf”
.
“terserah. Kalian menyebalkan ! aku
pulang !”, Sunggyu mendorong Woohyun menjauh dan melangkah cepat ke pintu
keluar.
.
“Sunggyu hyung ! Kim Sunggyu !”
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Menunggu lampu hijau untuk pejalan
kaki.. Kim Sunggyu dengan deraian air mata yang berusaha ia tahan.
.
.
“hik hiks.. sesak.. kau tinggal aku
sendirian.. ditambah kau bermesraan dengan namja lain ! WOOHYUN SIALAN !!”
.
.
Mata sipitnya semakin hilang.. wajahnya
memerah menahan emosi dan kecemburuan mendalam..
.
.
.
‘GRAB’
.
.
.
“Kim Sunggyu !”
.
“lepass !!”, Sunggyu kembali melepas
genggaman Woohyun.
.
“kau mau kemana hyung !”
.
“aku pulang !”
.
“kita pulang”, Woohyun menarik tangan
Sunggyu hendak menuju tempat parkir, mengambil motor Woohyun.
.
“aku pulang sendiri ! lepas !!”, tangan
Sunggyu merah.
.
Mata mereka bertemu. Tersirat emosi
didalam diri mereka masing – masing.
.
.
.
‘SRET’
.
.
.
Woohyun merampas HP yang berada ditangan
Sunggyu.
.
“pulang bersamaku Kim Sunggyu”, Woohyun
mengatakan dengan nada berat dan tatapannya.
.
“Woohyun ! NAM WOOHYUN !!!”, Sunggyu
berlari mengejar Woohyun yang membawa pergi HP nya. Bagaimana bisa dia pulang
tanpa HP ?
.
.
.
.
.
Tempat parkir..
Tempat yang luas, dan gelap. Hanya ada
kendaraan yang terparkir disitu. Jangan tinggalkan asap, polusi dan hawa panas
di tempat ini. Semua gas buangan yang dikeluarkan kendaraan bermesin membuat
semua orang ingin segera cepat meninggalkan tempat membosankan ini.
.
.
.
“hosh.. hosh..”
.
.
“Woohyun pabbo ! kemarikan HP ku !”,
Sunggyu menyusul berjalan dibelakang Woohyun.
Woohyun berjalan pelan, dia lelah..
.
.
“STOP !”, Sunggyu berdiri didepan Woohyun.
.
.
“pulang Kim Sunggyu !”, kembali Nam
menarik tangan Kim dengan paksa.
.
.
“ANIYA !”
.
.
“KU BILANG PULANG !”
.
.
“aniiii !! aku pulang sendiriii !!!
lepas !!! hiksss”, tangis Sunggyu pecah.
.
.
Woohyun yang menyadari itu segera
melepas tangannya. Hatinya luluh, namun melihat Sunggyu yang bersikeras membuat
emosinya tak mau reda. Woohyun berniat memeluk Sunggyu, tapi ia kembali
mendorongnya.
.
.
.
Emosi.
.
Sakit.
.
Kecemburuan.
.
Paksaan.
.
.
.
Tap.. tap..
Woohyun yang bercucuran keringat
memutuskan meninggalkan Sunggyu menuju motornya. Sunggyu pasti akan menyusul.
.
“Woohyun.. hikss hikss.. WOOHYUN-AH !!
SIALAN !! KAU SIALAN !!”, teriakan Kim Sunggyu menggema di tempat itu,
tangisannya menyayat hati.
.
.
.
.
.
Woohyun menghentikan kakinya. Kata – kata
seperti itu.. sesakit itukah Sunggyu ? haruskah Woohyun mendengarnya ?
.
Nam berbalik. Matanya tajam melihat
Sunggyu yang menangis keras yang terdiam disana. CUKUP.
.
.
.
Woohyun berlari kearah Sunggyu.
.
.
.
Emosi.
.
Tangisan yang menyayat.
.
Keegoisan.
.
.
.
.
.
Nam menarik tangan Sunggyu yang terus
meronta, ia masuk kedalam kamar mandi tak terpakai yang berada dipojok tampat
itu.
.
.
.
‘CKLEK’
.
.
Pintu dikunci.
.
.
.
‘GRAB’
.
.
.
Woohyun memeluk Sunggyu erat. Kini air
mata nya ikut menetes..
.
“LEPASS ! SIALAN LEPASS !!”
.
Kembali kata itu keluar.. mereka
terlepas..
.
“kau tak percaya padaku Gyu !”
.
“MINGGIR !”
.
.
.
‘BRUK’
.
.
.
Nam mendorong Sunggyu ke dinding.
Memegang bahunya dan menatap tajam.
.
.
“mau apa kau !!”, jujur Sunggyu
merinding ditatap Woohyun seperti ini.
.
.
Mendengar nafas Woohyun yang terpacu dan
tak beraturan membuat dirinya berdebar keras.
.
.
“jangan melawan Gyu”
.
.
“LEPASSMPPPHH”
.
.
Woohyun membungkam pemberontakan Sunggyu
dengan bibirnya. Dengan nafas memburu dan air mata yang terus mengalir membuat
mereka semakin larut dalam emosi. Mata yang terpejam, merasakan emosi dan
hasrat yang semakin meluap. Meraup bibir Sunggyu, melumat dan masuk dengan
paksa membuat pemiliknya mendesah tak tertahan.
.
.
“saranghh.. haee.. Kim Sunggyuhh”
.
“hmphh..”, mereka tanpa berniat melepas.
.
“aku hanhh.. hanyaah melakukannya
denganmuhh..”
.
Tangan kanannya bergerak mengelus pipi
Sunggyu, sedangkan korbannya hanya bisa meremas baju Woohyun dan merasakan
bibirnya.
.
.
.
Saat pernafasan mulai habis, Sunggyu
mendorong Woohyun. Mereka terengah – engah dan memandang satu sama lain. Pipi
Sunggyu memerah sempurna..
.
.
“kau manis hyung”, bisik Woohyun pelan.
.
.
“terserah”, Sunggyu tak sanggup
menatapnya. Ia melihat kearah lain sambil tetap menahan emosi. Sunggyu masih
kesal, tapi tak bisa memungkiri bahwa ia juga menikmatinya.
.
.
.
Rambut halus caramel Sunggyu yang
sedikit berantakan, pipi yang memerah sempurna, mata sipitnya, bibir merahnya,
bodi yang wow.
Dihadapkan pemandangan seperti ini jelas
saja seorang mesum bernama Woohyun tergoda. Belum lagi desahannya tadi yang
semakin membangkitkan hasrat keliarannya.
.
.
Nam mendekatkan wajahnya, dan..
Ia menjilat bibir Sunggyu sepenuhnya.
Membuat korban kaget dan menyentuh bibirnya.
.
“ke ken kenapa ?”
.
“aku juga suka itu”
.
.
.
.
.
/Sunggyu’s POV/
.
Aku makin berdebar saat Nam mulai
memandang dan mengelus leherku dengan penuh perasaan.
.
“kajja hyung”
.
“uh ? apa maks- aaahh..”
.
Woohyun masuk kedalam ceruk leherku dan mengendusnya..
Samwan help me !
Nafas hangatnya menyebar membuat seluruh
aliran darahku mengalir cepat. Perlahan kedua tangannya mulai menyentuh
permukaan punggungku dengan lembutnya. Dan..
.
“aaaakhh… Hyun-ahhh… aahh..”, dengan
sempurna ia menghisap leherku dengan ganas.
Aku merasakan.. ia melakukannya bukan
hanya disini, disitu.. berapa banyak tanda yang ingin kau buat Nam Woohyun ?
.
.
.
Dia juga memeluk erat tubuhku seolah
mangsa yang sangat berharga. Nafasku susah.. sesak.. ditambah dia yang terus
menghabisi leher mulusku ini.. Kim Sunggyu tahan ! aku tidak boleh dihabisi
makhluk mesum ini DISINI ! belum saatnya.. but it’s so..
.
.
.
‘GREP’
.
.
.
“akhh ! Nam Woohyunhh shhh… aaahh”,
desahku kembali saat ia meremas butt ku dengan nafsu. Leher.. butt.. bahkan
seluruh badanku serasa dimilikinya.
.
“mendesahlah hyung..”
.
“Woohyun-ahh… ngghh.. hahh..”, jantungku
meroket mendengar suara beratnya.. hasrat ini semakin menggila ! kurasakan
setiap sentuhannya tersirat emosi dan nafsu yang tertahan.
.
.
.
Kami hanya bisa memejamkan mata
membiarkan nafsu ini bekerja..
.
Kami merasakan..
.
Emosi dari pertengkaran kami tadi masih
ada..
.
.
.
‘SRET’
.
.
.
So f*ck ! tangannya beralih memasuki
baju bagian belakangku, menelusurinya, semakin mendekapku !
.
“ohh.. jinjjahh…Woohyun-ahhh..”, dia
sengaja membuat milik kami bersentuhan, membuatku harus meremas rambut hitamnya
dan menekankan wajahnya padaku, I CAN’T HELP !
.
.
.
/author’s POV/
Tangan nakal Woohyun ingin memasuki
celana Sunggyu. Tapi..
.
“ke-kenapa Hyun ?”, Sunggyu bingung melihat
Woohyun yang tidak jadi melanjutkan aksinya.
.
“aku.. tak begitu se-brengsek yang kau
pikirkan hyung”, Nam menatapnya.
.
“Hyun-ah..”
.
“aku tidak brengsek, AKU BUKAN ORANG
‘SIALAN’ HYUNG !! bukan.. hiks.. AKU HANYA MENCINTAIMU !”
.
“Namu..”, Sunggyu akhirnya memeluk
Woohyun juga.
.
“mianhae Hyun.. aku tak bermak-”
.
“ini salahku hyung ! sudah kubilang
daritadi.. aku minta maaf”
.
“aku juga.. mianhae kata – kata
kasarku..”
.
Mereka melepaskan pelukan itu.. saling
melepar pandang..
.
.
.
“yaksok, aku takkan mengulanginya lagi
hyung. Aku tidak akan dekat dengan namja selain dirimu.. neoppuniya Kim Sunggyu
hyung”
.
Sunggyu hanya bisa tersenyum tak mampu
berkata – kata.
.
“rambutmu. Berantakan”, Sunggyu hanya
nyengir malu – malu hamster.
.
“eoh, siapa tadi yang mengacak – acak,
meremas, mende-”
.
“YAH ! BAWEL !”
.
“ahahaa”, Woohyun senang melihat Gyu nya
berteriak judes seperti ini. Manis menurutnya..
.
.
.
.
.
‘KRINGGG’
.
.
.
.
.
“yah, suara HP ku itu !”
.
“oh iya, ini hyung”, baru ingat HP
Sunggyu yang sudah ia museumkan di kantong celananya.
.
.
.
.
.
“halo eomma ?
.
Uh, jinjja ?
.
Aku tidak bisa kerumah sekarang..
.
Aku minta maaf, suruh saja dia pulang
.
Ne, annyeong”
.
.
.
.
.
“ada apa hyung ? pulang sekarang ?”
.
“ani – ani ! pasti kerjaan eomma dan
appa..”, gumam Sunggyu terlihat berfikir keras.
.
“mwo ?”
.
“aku tak mau dengannya”, jawabnya
gelisah.
.
“ne ?”, kebodohan Woohyun yang sudah
diakui ITB makin jelas nampak sekarang /wkwk xD/
.
“Woohyun-ah, berjanjilah kau akan tetap
mencintaiku”
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
~ ajikdo nan ~
No comments:
Post a Comment