Monday, March 14, 2016

FF - Ajikdo nan (Chapter 4)

Title : Ajikdo nan (Chapter 4)
Author : Anggi WK

Main cast :
-          Nam Woohyun [25 th]
-          Kim Sunggyu [27 th]
-          Kim Myungsoo [25 th]
Support cast :
-          Lee Ho Won / Hoya [25 th]
-          Jang Dongwoo [26 th]
-          Bae Jae Wook / Benji [25 th]
-          Byun Baekhyun [24 th]
-          Kim Ki Bum / Key [24 th]
-          Lee Jin Ki / Onew [24 th]
-          Min Yoon Gi / Suga [25 th]
-          Jung Ho Seok / J-Hope [25 th]
-          Lee Jeongmin [25 th]
-          Jeon Jungkook [25 th]
-          Yi En Tuan / Mark [25 th]
Genre : teen romance, school life, alternate universe, love triangle, memories, darkfic,  yaoi
Rating : NC ~ eh maksudku T xD
Length : 4 of ?

AN : Annyeong readers !! xD ini ff pertamaku yang intinya diambil dari real life, tentunya diberi perubahan supaya bisa menyesuaikan. Sebenernya ga ada niat buat nulis beginian, tapi aku cuma pengen curahin isi hati yang terpendam xD wkwk kepikiran sejak ultahnya Dongwoo 22 Nov 15 kemaren xD
Dengan rendah hati mohon RCL nya yaa ~~ :D
SILAHKAN COMMENT SEKEJAM – KEJAMNYA !! SEMERDEKA KALIAN !! /kasih jalan flamers/
YANG PENTING NO COPAS !
SARANGHAEE READERS ~~ :* :* /kisseu atu2/

Quote : Beolsseo geureomyeon andwae, ajigeun kkeutnange aniya, ajikdo nan..
/You can’t be already like this, it’s not the end yet, I still../

Summary : Sebuah keegoisan yang serakah dan sebuah obsesi yang melekat,
Aku berteriak atas cinta yang terkutuk ini,
Aku selalu melihat ke arahmu dengan gelisah,
Tapi sekarang kau terlarang, aku sedih !
Menyedihkan, aku menginginkanmu..
~ Nam Woohyun ~

Sound track : Troublemaker - Now /read it with music for deepen the story/
==================================================


Happy reading :* :* :*

Tap.. tap..
.
.
.
Sebuah langkah kaki lincah seorang namja menapaki lantai luas ini. Luas.. besar.. berlantai 7.. bagian atasnya pun sangat tinggi. Ramai orang.. disana ! ada lift !
.
.
TADA !!
here we go, Seoul World Mall, Mall terbesar di kawasan ini. Persimpangan daerah ini juga sangat mendukung berdirinya tempat hiburan ini. Dimana banyak masyarakat Korea suka datang kesini, apalagi anak muda..
.
.
.
“Woohyun hyunggg… akuu… adaa.. di.. hm.. depan HP Center ! Send !”, namja itu mengirim pesan pada Woohyun.
.
“eh. Harusnya pada Sunggyu hyung, ntar dikira aku centil dengan Woohyun hyung lagi. Ck pabbo”, dia berbicara sendiri.
.
“apalagi sipit galak itu hari ini lagi PMS, mungkin dia lelah. Pasti Gyu hyung abis dapet tugas matematika segudang. Hamster sipit hyung kesayanganku”, umpatnya tak henti membicarakan Sunggyu, hyung kesayangan yang sebenarnya sama – sama punya sifat ke yeoja – yeojaan ini.
.
.
.
.
.
/other side/
.
“dimana ?”
.
“HP center hyung”
.
“kelihatannya tak ada deh..”
.
“Baekhyun bilangnya disitu hyung”
.
Sunggyu dan Woohyun yang sudah sampai di Seoul World Mall pun, mencari keberadaan Baekhyun yang tadi sudah sampai kesini terlebih dahulu.
.
.
.
“itu dia ! Baekhyun-ah !!”, Sunggyu berteriak sambil melambaikan tangan.
“ne hyungg !”, seraya berlari menghampiri.
.
.
.
‘PLETAK’
.
“ngapain kau disana !”
.
“mian hyung..”, cengenges Baekhyun. Woohyun hanya tertawa melihat dua uke beradu mulut.
.
“bilangnya depan HP center, ini malah ngilang ke Cosmetic center !”, sewot Kim Sunggyu dengan wajah juteknya.
.
“aigo.. kalian kan tadi belum datang, jadi aku melihat – lihat sebentar disana. Woohyun hyung, daritadi istrimu ngomel terus”
.
“YA ! CABE KILOAN !”
.
“hyungie ! sudah hyunggg”, Woohyun kembali menahan hamster yang sudah siap meluncurkan bom, dia hanya takut amarah Sunggyu dapat menghancurkan mall dan seisinya, siapa yang ganti rugi ?
.
“kau juga cabe hyung”
.
“anak cabe !”
.
“hamster sipit !”
.
“cabe murah !”
.
“sipit ! gendut ! galak ! judes ! sok ! asdfghjkl”
.
“BAEKHYUUUU - HHMMPP”
.
Tangan Woohyun yang sedari tadi sudah menahan badan sehat Sunggyu ternyata tak dapat menghentikan perang mereka. Terpaksa ia membekap mulut Sunggyunya. /jangan salvok dulu xD/
.
.
.
“hyung, sudah hyung, ini mall”, sabar Woohyun yang daritadi dipandangi orang – orang karena kegaduhan GyuBaek.
.
“lepashh Hyun !”, tangkis Sunggyu.
Woohyun hanya bisa menghela napas.
.
“kenapa aku ? dia juga tuh.. bikin rusuh ~”
.
“iya iya.. hyungie tenang ya.. Baekhyun lain kali kalau janjian ya tunggu disitu dong. Gapapa ya hyung, ini masalah kecil kok”, senyum Nam seraya mengelus pundak Sunggyu.
.
.
.
.
.
Sunggyu menatap sebal Nam..
.
“bela aja dia”
.
Tap.. tap.. tap..
.
“Sunggyu hyung !”, Woohyun dan Baekhyun saling pandang.
.
“kejar dia hyung !”, Baekhyun mendahului mengejar Sunggyu yang pergi ngambek.
.
.
.
.
.
/Sunggyu’s POV/
”eomma.. cabe itu selalu menyebalkan ! salah, sok pula. Woohyun ga pernah marahin, huh”, gumamku sambil duduk di kursi panjang yang kosong sebelah Food Center.
“Sunggyu hyung..”
.
‘ngapain tu makhluk astral’
.
“Sunggyu hyung.. mian deh, aku yang salah”, cabe pasang muka sedih. Emang gua sudi ~
.
“mianhae ya hyung, aku beliin snack deh !”, dia menjabat tanganku.
.
“oke, minumnya juga”, lumayan aku juga laper.
.
.
.
.
.
Kepergian Baekhyun membuatku menoleh kearah Woohyun. Omo, dia daritadi melihatku ?
.
“hyungie”, perlahan dia duduk disebelahku. Ku tak mau melihatnya. Bukan apa tapi deg – deg an.
.
“Gyu hyung sayang...”
.
.
‘CIH ! apa itu ! panggilan gombal. dan see ! tangannya gausah pegang – pegang pahaku !! Woohyun !!!’
.
.
Tangannya mengelus – elus paha kananku sambil terus menatapku.
Ingin kusingkirkan tangan mesum ini, tapi.. aku.. gwaenchana kalau itu Woohyun. Tahan..
.
.
.
“bukan maksudku bela Baekhyun. Dia yang salah, tapi kita stay cool aja hyung..”
.
“oke.. tapi sebel kan, dia ngata – ngatain aku terus Hyun.. sipit, galak, hamster, judeslah, ca-”
.
“gwaechana hyung, yang penting kan kau selalu ada dihatiku”
.
“halah gombal..”
.
Akhirnya aku tersenyum juga.. Nam pabbo, dia selalu memberikanku gombalan disertai senyum bodohnya.
Ga tau gimana ceritanya, apa jimatnya dia, tapi aku selalu dapat luluh.. pengertiannya..
.
.
.
.
.
/author’s POV/
.
Bagai kebakaran yang baru disiram air, WooGyu sudah kembali seperti semula, walaupun Sunggyu masih sedikit kesal..
Perlahan Nam meraih tangan Sunggyu, mereka kebiasaan didepan umum.
.
.
.
“ehem. Ohok – ohok”
Hamster langsung melepaskan tangannya melihat Byun datang.
“kau sakit ? mending istirahat dirumah, mana sini pesananku”, tegas Sunggyu.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
3 manusia itu melanjutkan perjuangan melelahkan selanjutnya /setelah 2 tahun beradu mulut/
3 tickets ditangan ^_^
.
.
“silahkan selanjutnya Tuan”
.
“ne..”, Woohyun membalas yeoja penjaga itu dengan senyum manis yang juga tengah tersenyum padanya.
.
“gausah genit”, Sunggyu yang melihat kedepan ternyata tau kejadian disampingnya.
.
“haha.. aigo aku hanya membalas senyumnya hyung”
.
.
.
‘kurasa Sunggyu hyung memang benar – benar PMS, hari ini bawaannya ngambek terus’, pikiran Nam melayang.
.
.
.
‘BLAM’
.
Semakin gelap ketika pintu ditutup. Jalan yang sempit tak mulus pula. Membuat kaki harus meraba – raba untuk melangkah. Kanan kiri sekitar penuh benda – benda tak karuan. Rak dan sarang laba – laba dimana – mana. Di bagian ataspun tak kosong.
.
.
‘wushh’
.
.
“ada anginnn !”
.
“biasa aja pabbo”, ketus Sunggyu melihat Baekhyun yang bergidik.
.
“ini serius ada atmosfer yang menyentuh kulitku hyung !”
.
“ck, gaje. Liat saja tempat ini sudah seperti kamarmu hahaa- AAA !!”
.
“waeyo waeyoo ?”
.
“tangan buntung Hyun !”, jawab Sunggyu imut.
.
.
“jhahaa.. kyaaaa !! dia hidup, hidupp !!”, giliran Baekhyun yang kaget melihat mumi setelah menertawai Sunggyu.
.
“save me..”, Byun memeluk erat tangan kanan Woohyun sambil bersandar padanya.
.
.
.
Sunggyu tau, tapi.. sudahlah dia juga tak mau kalah. Kim juga memeluk tangan kiri Woohyun.
.
.
.
“omo, vampire itu melihat kita ! yaa jangan sentuh akuuu aaa !”, Byun berhambur memeluk Woohyun yang sedari tadi hanya dapat kebisingan.
.
“dia hidup !”
.
“ihh.. jinjja, Woohyunkuuu”, Mimy melepas pelukan mereka.
.
.
.
Nam. Pasrah, dengan kelakuan GyuBaek.
.
.
.
“hwhw.. pelan – pelan.. jalannya..”, titah Kim pada dirinya sendiri.
.
“bentar”
.
“apa Baek ?”, lemas Woohyun.
.
Perlahan Baekhyun menoleh kebelakang..
.
.
.
“dia menarik bajukuuu aaaa !! setan ! setan lu !! Hyungieeee”
.
.
.
Again. Sunggyu tak tahu jelas mana yang harus dia sebut setan. Yang menarik si Cabe atau Cabe nya. Terus aja, bahkan Sunggyu pun belum pernah semanja itu dengan Woohyun. Sial !
.
“Gyu hyung, kau tak lihat di-”
.
“lanjut aja. Bawa pulang Woohyun sekalian sana”, Sunggyu yang kusut membuat Woohyun melepas pelukan Baekhyun.
.
“eiy hyung.. jangan ngambek dong..”, cengenges Nam sambil merangkul calon istrinya.
.
“makanya jangan mau kalo dipeluk di-”
.
“HUAA KAKIKUU !! LEPASSS !!!!”
.
.
.
.
.
‘SRET’
.
.
.
.
.
Setelah lepas dari tarikan setan jadi – jadian dibawah kolong, tanpa sadar Baekhyun langsung lari membawa kabur Woohyun.
.
“ha ?”, Sunggyu bergumam kecil ditempatnya.
.
“Gyu hyung kaburrr”, teriakan Byun perlahan menghilang.
.
“mwo… mereka pikir... apa yang mereka lakukan... sialan”, memanas, mata Sunggyu mulai berkaca – kaca.
.
“baekhyun.. Woohyun, tak bisakah kau tak terus diam diperlakukan seenaknya dengan cabe ? peluk manja seenak jidat.. sekarang aku ditinggal disini sendirian ! hiks..”
.
.
.
Pada akhirnya airmata itu menetes..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
/depan rumah hantu/
.
.
“kau tak bisa biasa saja huh ?”, Woohyun ngos – ngosan.
.
“kau tak merasakan hyung ! dia menarik kakiku, kalau masuk bagaimana uhh ??”
.
“aih, mana mungkinh.. setan itu hanya bohongan..”
.
“aku tau, tapi SUNGGYU HYUNG !”
.
.
Byun menghampiri Sunggyu yang baru keluar dari tempat horror itu.
.
.
“chagi gwanchana ?”
.
.
‘SRET’
.
.
“aku mau pulang”, Sunggyu menangkis tangan Nam yang hendak menyentuhnya.
.
“chagi mian, tadi Baekhyun menarikku paksa”
.
“kenapa mau !”
.
“mianhae, aku sebenarnya juga mau menarikmu hyung”
.
“tapi kau tinggal kan ? aku sendiri !”
.
“iya.. aku minta maaf”
.
“terserah. Kalian menyebalkan ! aku pulang !”, Sunggyu mendorong Woohyun menjauh dan melangkah cepat ke pintu keluar.
.
“Sunggyu hyung ! Kim Sunggyu !”
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Menunggu lampu hijau untuk pejalan kaki.. Kim Sunggyu dengan deraian air mata yang berusaha ia tahan.
.
.
“hik hiks.. sesak.. kau tinggal aku sendirian.. ditambah kau bermesraan dengan namja lain ! WOOHYUN SIALAN !!”
.
.
Mata sipitnya semakin hilang.. wajahnya memerah menahan emosi dan kecemburuan mendalam..
.
.
.
‘GRAB’
.
.
.
“Kim Sunggyu !”
.
“lepass !!”, Sunggyu kembali melepas genggaman Woohyun.
.
“kau mau kemana hyung !”
.
“aku pulang !”
.
“kita pulang”, Woohyun menarik tangan Sunggyu hendak menuju tempat parkir, mengambil motor Woohyun.
.
“aku pulang sendiri ! lepas !!”, tangan Sunggyu merah.
.
Mata mereka bertemu. Tersirat emosi didalam diri mereka masing – masing.
.
.
.
‘SRET’
.
.
.
Woohyun merampas HP yang berada ditangan Sunggyu.
.
“pulang bersamaku Kim Sunggyu”, Woohyun mengatakan dengan nada berat dan tatapannya.
.
“Woohyun ! NAM WOOHYUN !!!”, Sunggyu berlari mengejar Woohyun yang membawa pergi HP nya. Bagaimana bisa dia pulang tanpa HP ?
.
.
.
.
.
Tempat parkir..
Tempat yang luas, dan gelap. Hanya ada kendaraan yang terparkir disitu. Jangan tinggalkan asap, polusi dan hawa panas di tempat ini. Semua gas buangan yang dikeluarkan kendaraan bermesin membuat semua orang ingin segera cepat meninggalkan tempat membosankan ini.
.
.
.
“hosh.. hosh..”
.
.
“Woohyun pabbo ! kemarikan HP ku !”, Sunggyu menyusul berjalan dibelakang Woohyun.
Woohyun berjalan pelan, dia lelah..
.
.
“STOP !”, Sunggyu berdiri didepan Woohyun.
.
.
“pulang Kim Sunggyu !”, kembali Nam menarik tangan Kim dengan paksa.
.
.
“ANIYA !”
.
.
“KU BILANG PULANG !”
.
.
“aniiii !! aku pulang sendiriii !!! lepas !!! hiksss”, tangis Sunggyu pecah.
.
.
Woohyun yang menyadari itu segera melepas tangannya. Hatinya luluh, namun melihat Sunggyu yang bersikeras membuat emosinya tak mau reda. Woohyun berniat memeluk Sunggyu, tapi ia kembali mendorongnya.
.
.
.
Emosi.
.
Sakit.
.
Kecemburuan.
.
Paksaan.
.
.
.
Tap.. tap..
Woohyun yang bercucuran keringat memutuskan meninggalkan Sunggyu menuju motornya. Sunggyu pasti akan menyusul.
.
“Woohyun.. hikss hikss.. WOOHYUN-AH !! SIALAN !! KAU SIALAN !!”, teriakan Kim Sunggyu menggema di tempat itu, tangisannya menyayat hati.
.
.
.
.
.
Woohyun menghentikan kakinya. Kata – kata seperti itu.. sesakit itukah Sunggyu ? haruskah Woohyun mendengarnya ?
.
Nam berbalik. Matanya tajam melihat Sunggyu yang menangis keras yang terdiam disana. CUKUP.
.
.
.
Woohyun berlari kearah Sunggyu.
.
.
.
Emosi.
.
Tangisan yang menyayat.
.
Keegoisan.
.
.
.
.
.
Nam menarik tangan Sunggyu yang terus meronta, ia masuk kedalam kamar mandi tak terpakai yang berada dipojok tampat itu.
.
.
.
‘CKLEK’
.
.
Pintu dikunci.
.
.
.
‘GRAB’
.
.
.
Woohyun memeluk Sunggyu erat. Kini air mata nya ikut menetes..
.
“LEPASS ! SIALAN LEPASS !!”
.
Kembali kata itu keluar.. mereka terlepas..
.
“kau tak percaya padaku Gyu !”
.
“MINGGIR !”
.
.
.
‘BRUK’
.
.
.
Nam mendorong Sunggyu ke dinding. Memegang bahunya dan menatap tajam.
.
.
“mau apa kau !!”, jujur Sunggyu merinding ditatap Woohyun seperti ini.
.
.
Mendengar nafas Woohyun yang terpacu dan tak beraturan membuat dirinya berdebar keras.
.
.
“jangan melawan Gyu”
.
.
“LEPASSMPPPHH”
.
.
Woohyun membungkam pemberontakan Sunggyu dengan bibirnya. Dengan nafas memburu dan air mata yang terus mengalir membuat mereka semakin larut dalam emosi. Mata yang terpejam, merasakan emosi dan hasrat yang semakin meluap. Meraup bibir Sunggyu, melumat dan masuk dengan paksa membuat pemiliknya mendesah tak tertahan.
.
.
“saranghh.. haee.. Kim Sunggyuhh”
.
“hmphh..”, mereka tanpa berniat melepas.
.
“aku hanhh.. hanyaah melakukannya denganmuhh..”
.
Tangan kanannya bergerak mengelus pipi Sunggyu, sedangkan korbannya hanya bisa meremas baju Woohyun dan merasakan bibirnya.
.
.
.
Saat pernafasan mulai habis, Sunggyu mendorong Woohyun. Mereka terengah – engah dan memandang satu sama lain. Pipi Sunggyu memerah sempurna..
.
.
“kau manis hyung”, bisik Woohyun pelan.
.
.
“terserah”, Sunggyu tak sanggup menatapnya. Ia melihat kearah lain sambil tetap menahan emosi. Sunggyu masih kesal, tapi tak bisa memungkiri bahwa ia juga menikmatinya.
.
.
.
Rambut halus caramel Sunggyu yang sedikit berantakan, pipi yang memerah sempurna, mata sipitnya, bibir merahnya, bodi yang wow.
Dihadapkan pemandangan seperti ini jelas saja seorang mesum bernama Woohyun tergoda. Belum lagi desahannya tadi yang semakin membangkitkan hasrat keliarannya.
.
.
Nam mendekatkan wajahnya, dan..
Ia menjilat bibir Sunggyu sepenuhnya. Membuat korban kaget dan menyentuh bibirnya.
.
“ke ken kenapa ?”
.
“aku juga suka itu”
.
.
.
.
.
/Sunggyu’s POV/
.
Aku makin berdebar saat Nam mulai memandang dan mengelus leherku dengan penuh perasaan.
.
“kajja hyung”
.
“uh ? apa maks- aaahh..”
.
Woohyun masuk kedalam ceruk leherku dan mengendusnya.. Samwan help me !
Nafas hangatnya menyebar membuat seluruh aliran darahku mengalir cepat. Perlahan kedua tangannya mulai menyentuh permukaan punggungku dengan lembutnya. Dan..
.
“aaaakhh… Hyun-ahhh… aahh..”, dengan sempurna ia menghisap leherku dengan ganas.
Aku merasakan.. ia melakukannya bukan hanya disini, disitu.. berapa banyak tanda yang ingin kau buat Nam Woohyun ?
.
.
.
Dia juga memeluk erat tubuhku seolah mangsa yang sangat berharga. Nafasku susah.. sesak.. ditambah dia yang terus menghabisi leher mulusku ini.. Kim Sunggyu tahan ! aku tidak boleh dihabisi makhluk mesum ini DISINI ! belum saatnya.. but it’s so..
.
.
.
‘GREP’
.
.
.
“akhh ! Nam Woohyunhh shhh… aaahh”, desahku kembali saat ia meremas butt ku dengan nafsu. Leher.. butt.. bahkan seluruh badanku serasa dimilikinya.
.
“mendesahlah hyung..”
.
“Woohyun-ahh… ngghh.. hahh..”, jantungku meroket mendengar suara beratnya.. hasrat ini semakin menggila ! kurasakan setiap sentuhannya tersirat emosi dan nafsu yang tertahan.
.
.
.
Kami hanya bisa memejamkan mata membiarkan nafsu ini bekerja..
.
Kami merasakan..
.
Emosi dari pertengkaran kami tadi masih ada..
.
.
.
‘SRET’
.
.
.
So f*ck ! tangannya beralih memasuki baju bagian belakangku, menelusurinya, semakin mendekapku !
.
“ohh.. jinjjahh…Woohyun-ahhh..”, dia sengaja membuat milik kami bersentuhan, membuatku harus meremas rambut hitamnya dan menekankan wajahnya padaku, I CAN’T HELP !
.
.
.
/author’s POV/
Tangan nakal Woohyun ingin memasuki celana Sunggyu. Tapi..
.
“ke-kenapa Hyun ?”, Sunggyu bingung melihat Woohyun yang tidak jadi melanjutkan aksinya.
.
“aku.. tak begitu se-brengsek yang kau pikirkan hyung”, Nam menatapnya.
.
“Hyun-ah..”
.
“aku tidak brengsek, AKU BUKAN ORANG ‘SIALAN’ HYUNG !! bukan.. hiks.. AKU HANYA MENCINTAIMU !”
.
“Namu..”, Sunggyu akhirnya memeluk Woohyun juga.
.
“mianhae Hyun.. aku tak bermak-”
.
“ini salahku hyung ! sudah kubilang daritadi.. aku minta maaf”
.
“aku juga.. mianhae kata – kata kasarku..”
.
Mereka melepaskan pelukan itu.. saling melepar pandang..
.
.
.
“yaksok, aku takkan mengulanginya lagi hyung. Aku tidak akan dekat dengan namja selain dirimu.. neoppuniya Kim Sunggyu hyung”
.
Sunggyu hanya bisa tersenyum tak mampu berkata – kata.
.
“rambutmu. Berantakan”, Sunggyu hanya nyengir malu – malu hamster.
.
“eoh, siapa tadi yang mengacak – acak, meremas, mende-”
.
“YAH ! BAWEL !”
.
“ahahaa”, Woohyun senang melihat Gyu nya berteriak judes seperti ini. Manis menurutnya..
.
.
.
.
.
‘KRINGGG’
.
.
.
.
.
“yah, suara HP ku itu !”
.
“oh iya, ini hyung”, baru ingat HP Sunggyu yang sudah ia museumkan di kantong celananya.
.
.
.
.
.
“halo eomma ?
.
Uh, jinjja ?
.
Aku tidak bisa kerumah sekarang..
.
Aku minta maaf, suruh saja dia pulang
.
Ne, annyeong”
.
.
.
.
.
“ada apa hyung ? pulang sekarang ?”
.
“ani – ani ! pasti kerjaan eomma dan appa..”, gumam Sunggyu terlihat berfikir keras.
.
“mwo ?”
.
“aku tak mau dengannya”, jawabnya gelisah.
.
“ne ?”, kebodohan Woohyun yang sudah diakui ITB makin jelas nampak sekarang /wkwk xD/
.
“Woohyun-ah, berjanjilah kau akan tetap mencintaiku”
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
~ ajikdo nan ~



No comments: