Note :
Pfft, wanjer xD baru aja ngakak udah end wkw. Ihhh, unyu bgt
ceritanya, dilanjut boleh ni
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Rainy Day | WooGyu’s shortfict
24 November · WooGyu fanfiction...
Title : Longer
Author : Archie a.k.a @deadeadhean
Genre : ?
Rated : M (maybe) ._.
Don’t Like?? Don’t read ‘n don’t
bash!!! and also…DON’T COPAS!!!!!
Happy Reading!!!!
Hujan tidak pernah berhenti sejak sore
tadi sampai malam ini. Sesekali suara gemuruh dan kilatan cahaya bisa terlihat
saat petir kembali menyambar di langit. Bisa dipastikan,sebagian besar orang
pasti akan lebih memilih untuk berdiam di rumah sambil menjalin hubungan baik
dengan kasur dan bantal. Tidur nyenyak sepanjang hari memang satu-satunya
kegiatan yang paling memungkinkan di saat seperti ini.
Sungkyu juga berharap bisa melakukan
hal sederhana itu. Pasti akan sangat menyenangkan bermalas-malasan di bawah
selimut sepanjang hari.
Dan ya,sekarang pun ia sudah
melakukannya. Sudah sejak tadi sore ia membungkus tubuhnya dengan selimut putih
tebal dan berada di tempat tidur,
-bersama Nam Woohyun.
“Woohyun-ah,hentikan~”
Untuk kesekian kalinya Sungkyu
merengek,tapi sepertinya tidak berguna. Rengekan itu justru semakin memacu
adrenalin Woohyun dalam memecahkan rekor bercintanya dengan Sungkyu.
Itu terdengar konyol dan memalukan.
Tapi mau bagaimana lagi? Salahkan Kim Myungsoo adiknya. Entah apa yang sudah
dikatakan anak bodoh itu kepada Woohyun sampai-sampai kakak iparnya itu berubah
menjadi ‘up normal’ seperti ini.
Sungkyu masih ingat persis beberapa
hari yang lalu. Saat itu Woohyun baru pulang dari perjalanan bisnisnya dan
tiba-tiba saja memeluknya erat sampai Sungkyu hampir tidak bisa bernafas.
“Tenang,sayang. Seperti yang Myungsoo
katakan,kita akan melakukannya saat badai datang nanti. Jangan khawatir, aku
pasti bisa bertahan jauh lebih dalam dari yang kau harapkan.”
Awalnya Sungkyu mengabaikan pernyataan
ambigu itu. Tapi hari ini ia sadar,betapa mengerikannya makna dari teriakan
penuh semangat Woohyun hari itu.
“Gyuyie,jebal...hari ini saja.”
“Tidak! Bokongku sudah terlalu
sakit,bodoh! Kau tidak berhenti melakukannya dari tadi dan tidak pernah
membiarkanku istirahat.”
“Tapi kau menyukainya kan? Aku ingat
saat kau meneriakkan namaku tadi. Woohyunnn,,fasteerrhhh...engghhh,ahh....”
Demi seluruh spesies pohon yang ada di
dunia ini!! Sungkyu ingin sekali menendang tubuh fullnaked Woohyun yang masih
berusaha untuk menggodanya.
“Sampai kapan kau ingin
melakukannya,hah? Kurasa ini benar-benar sudah robek,tuan!”
“Eoh,benarkah? Aku tidak tau kalau
‘milikku’ terlalu besar untukmu. Pantas saja itu terasa sangat sempit.”
Tatapan mematikan langsung diberikan
oleh Sungkyu.
“Oh ayolah sayang,aku sedang
memujimu.”
Sungkyu hanya berdecih. Baiklah,dia
tau kalau Woohyun memang seringkali kehilangan kontrol saat mereka sudah beradu
kulit di atas tempat tidur. Tapi sekarang?
Suaminya itu bahkan tidak
membiarkannya beristirahat sampai 10 menit.
“Jadi,siap untuk lanjut?”
“Tidak!”
“Eoh,kau sudah tidap sabar untuk
melanjutkannya?”
“Yakhhh!! Nam Wooh- mmhhh...”
Semua seperti tidak berguna saat bibir
tebal Woohyun kembali menempel di bibir cherry Sungkyu. Bagaimana pun kerasnya
Sungkyu menolak,toh ia pun tidak akan berdaya jika makhluk seksi di depannya
*uhhuukkk* sudah mulai menyerang dan tidak menerima alasan apapun untuk tidak
melanjutkan ‘kegiatan’ melelahkan mereka.
Sementara,hujan deras di luar sana
tidak kunjung berhenti. Seperti ingin menertawai Sungkyu dan menjadi
penyemangat bagi Woohyun saat suaminya itu kembali melakukan gerak konstan nan
agresif yang kerap kali membuatnya melenguh meskipun awalnya menolak.
Yuppp....hujan memang tidak akan
berhenti sepertinya. Waktu yang tepat untuk berada di tempat tidur sepanjang
hari.
Iya kan,Nam Woohyun?
END....
Please leave your coment...^^
No comments:
Post a Comment