Sunday, December 11, 2016

Review – Sasaeng Fans

FF WOOGYU[Infinite Couple]//SaSaeng Fans//WARNING FF YAOI NC 25!//Part 1//PsychoYoungers

Tittle : SaSaeng Fans

Main Cast :
-Nam Woohyun
-Kim Sunggyu
-Kim Myungsoo

Genre : Yaoi, Nc, HardCore
Rating : M, NC 25
leght : ?

Disc : Semua Main Cast di sini adalah milik Tuhan dan agensi mereka (Woolim ent.) but This is story is MINE.


WARNING !!!! bagi yang TIDAK suka YAOI disarankan jangan pernah membaca ini !! DiLarang Membaca funfict ini Dibawah 17 tahun.
Many Typos, Crazy FanFict, other you cand find (?) Dont copy and RCL please ^^
WARNING. BDSM,SEX TOYS,DIRTY TALK , HARD NC, OTHER

A/N : Holaa~ Readers ? #plakk wkwk. Kali Ini saya akan mempersembahkan Ff Woogyu spesial Enceh untuk readers :-D Wah sudah siapkah untuk membaca ? Mianhae untuk para Nuclear kalo bias nya jadi antagonis disini xD semata mata tuntutan scenario ff abal saya ._.
Wokehhh.... Jja~ Selamat membaca ^^


Happy reading Readers :-D


Sebuah ruangan gelap nan sunyi itu menjadi sebuah saksi bisu sebuah peristiwa yang akan mengubah hidup seseorang di masa yang akan datang.

Ruangan gelap itu, belum menandakan ada sebuah kehidupan di dalam nya. Meskipun terdapat seseorang di sana yang masih belum sadarkan diri,Tubuh nya terikat dengan tali yang melilit badan nya di sebuah kursi.

Tubuh Namja itu terikat kokoh di kursi yang membelenggu nya. Dengan Seragam sekolah yang masih menempel di tubuh nya,Layak nya seorang tahanan.

"Eugh...." Mata Namja sipit itu membuka perlahan seiring mulai tersadarlah di mana ia sekarang.

Mata sipit itu tidak bisa melihat dengan jelas di mana ia sekarang berada, karna kondisi ruangan itu yang begitu gelap. Di gerakan lah tubuh nya, Namun apa ? hasilnya ia menemukan diri nya sedang terikat di kursi dengan tali yang menempel di tubuhnya.

Berulang kali Namja itu berusaha melepaskan diri dari tali itu, Namun hasilnya sia sia saja. Seperti nya ia terikat dengan kuat disana.

Namja itu mulai panik dan berusaha meronta dari jeratan tali yang membelengu nya sejak ia tak sadar kan diri tadi. Mata nya mulai memanas dengan air mata yang mulai membasahi pipinya. ia punya firasat buruk akan hal ini.

Tiba tiba....

Pintu ruangan gelap itu pun terbuka, menampakan sesosok yang tak Nampak rupa nya. Karna ruangan itu gelap hanya bisa mengambarkan siluet terbatas yang bisa di tangkap oleh retina matanya.

Tubuh namja yang terikat itu pun meronta dalam diam karna bibir nya tertutup oleh plester yang membungkam mulut nya. Seakan meminta pertolongan dari sosok asing yang tak jelas rupa nya itu.

"Mmmhhmm..." Ronta Namja yang terbungkam itu meminta pertolongan dengan seseorang yang ia sendiri tak kenal.

"Kau sudah sadar Sunggyu ?" Sosok itu pun bersuara untuk pertama kali nya.

KREKKK

Pintu itu menutup kemudian akibat Namja itulah yang menutup nya.

TAP
TAP
TAP

Hanya itu yang dapat Sunggyu deskripsikan tentang apa yang dia rasakan saat ini. Langkah kaki itu terdengar semakin dekat dengan pendengaran nya. Yang membuat Namja terikat itu semakin meronta ronta.

"Kau sudah sadar Sunggyu ?" Tanya sosok itu sekali lagi.

"Mmmmhhhmmm..." Namja terikat itu hanya bisa bergumam menangapi pertanyaan sosok itu.

Sunggyu, Ya dia. Kini merasakan sosok itu tengah berdiri di depan nya. Ia tak bisa melihat begitu jelas karna ruangan yang gelap ini seketika mengurangi penglihatan nya.

"Annyeong Sunggyu-ah.." Ucap nya di telingga Sunggyu yang membuat nya semakin meronta ketakutan.

"Mmmhhmm..."

"Jangan Khawatir Sunggyu-ah,, Aku tidak akan Menyakiti mu.." Ucap Sosok itu yang tengah membelai surai Sunggyu.

"Asalkan kau menjadi milik ku Sunggyu-ah.."

DEG

Kata kata itu membuat Sunggyu terbelalak mendengarnya dari sosok yang sama sekali ia tidak kenal itu.

Sunggyu semakin meronta di kursi nya, ia berharap bisa keluar dari sini. Sedangkan sosok itu kini duduk di antara paha Sunggyu yang di jadikan nya sebagai kursi.

"Tenanglah.. Chagi.. Jangan takut.. Karna kita akan bersenang senang Chagi.." Sosok itu yang kini duduk di atas paha Sunggyu, kini Wajah nya kian mendekat ke arah telinga Sunggyu. Menghembuskan nafas nafas yang mengelitik area sensitif bagi Sunggyu.

Sunggyu berusaha mengelak aksi itu yang memberikan sensasi aneh pada telinga nya. Ia mencoba memiringkan kepala nya untuk menghindar saat Namja itu akan mengodanya.

Namun segera Namja itu mencengkram kasar Dagu milik Sunggyu yang membuat pergerakan nya terkunci.

"Mmhhmm..." Sunggyu meronta saat Namja itu tiba tiba saja mengigit telinga nya. Tak berselang lama kemudian, Sunggyu merasakan sebuah benda lunak bermain di sekitar area telinga nya.

Namja misterius itu terus memainkan lidah nya di sekitar telinga Sunggyu, tanpa memerdulikan Sunggyu sedang meronta untuk di lepaskan.

"Kau menikmati nya Hyung ?" Tanya sosok itu kemudian.

"Mmmhh...mmm.." Sunggyu bergumam tak jelas di balik plester yang membungkam bibirnya.

"Haha.. ku tau kau menikmati itu.."

"Kurasa, kau belum mengenali ku hyung. Nama ku Nam Woo hyun, aku honbae mu hyung." Ucap sosok bernama Woohyun itu yang menata sedikit surai Sunggyu yang sedikit berantakan.

"Aku juga menyukai mu, ah ani! Aku mencintai mu hyung.. Aku tau semua apa yang kau sukai dan semua tentang mu."

"Mmhhh..mmmhh.." Sunggyu semakin ketakutan dengan sosok gila di hadapan nya ini.

"Dan kau Sunggyu-ah hanya boleh menjadi milik Nam Woo Hyun. Kau harus ingat itu chagi.." Ucap Woohyun yang kembali menyerang telinga milik Sunggyu yang tengah meronta di bawah tubuh nya.

"Iya.. aku tau chagi kau sangat menikmati ini bukan ? Hhahaha..." ujar Woohyun sembari di tengah aktifitasnya mengerjai telinga Namja manis yang meronta tak jelas.

"Mmmhh..mmmhhh..." Sunggyu mengutuk Namja bernama Woohyun ini. Bagaimana pun ini sangat tidak sopan! Dan ia sangat ketakutan saat ini.

"Kau mengingkan lebih chagi ?"

"Mmmhhhmm.." Dan bodohnya Sunggyu mengeluarkan suara rintih nya yang di salah persepsikan oleh Woohyun.

"Haha... sudah ku duga kau mengingkan hal itu.."

"Mungkin aku akan sedikit bermain kasar chagi, haha ku tau kau akan menyukai nya."

BRUK

Woohyun lalu membuka kasar plester yang membungkam bibir chery milik Sunggyu.

Sunggyu merasakan amat perih di bagian bibir nya karna di tarik nya plester itu kuat oleh Woohyun.

"Ahh.." Sunggyu memekik ketika Plester itu lepas dari bibir nya.

Secepat kilat Woohyun segera menyambar bibir chery milik Sunggyu, itu membuat Sunggyu terkejut dengan apa yang di lakukan oleh Namja bermarga Nam ini. Terlebih dia adalah Honbae nya di sekolah.

Woohyun melahap habis seluruh permukaan bibir Sunggyu yang menurut nya manis itu, Mengecap ngecap kecil bibir Chery milik Sunggyu.

"Ahh.." Sunggyu memekik kembali karna Woohyun menjambak Surai nya, yang Membuat Woohyun yang tengah menginvasi bibir nya itu mendapatkan akses menjelajahi seluruh isi di dalam nya.

Lidah nakal Woohyun segaja memincing lidah pasif milik Sunggyu untuk bermain sedikit, namun Sejak awal Sunggyu tak membalas Ciuman yang agak panas itu.

Woohyun pun tak membiarkan bibir Sunggyu menjauh untuk menyudahi semua ini. Ia tau bahwa Sunbae nya itu tengah kehabisan nafas saat ini. Namun Woohyun mengabaikan nya.

"Lepasskann..." Ujar Sunggyu yang merasa oksigen di paru paru nya semakin menipis.

Tapi itu membuat Woohyun menangkupkan kedua tangan nya di rahang Namja manis itu agar tak melepaskan Ciuman ini.

Woohyun kembali mengigit bibir Sunggyu yang sudah bengkak akibat ulah nya.

Woohyun kemudian mengecap kembali seluruh isi di dalam nya, Menurut nya ini sangat manis. bahkan gula pun kalah.

"Hosh.. hosh.." Akhirnya Woohyun melepas Ciuman protectif itu yang membuat Sunggyu semakin sesak di buatnya.

Belum terlalu lama Sunggyu bisa beristirahat sebentar karna Ciuman panjang nya, Woohyun segera menyerah leher putih nan Mulus milik Sunggyu.

Bagaikan tersengat aliran listrik beberapa volt, Sunggyu sangat terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Woohyun.

Woohyun memberikan beberapa kissmark di leher milik Sunggyu, mengecap juga mengigit kecil leher mulus itu tanpa peduli apa yang di rasakan Sunggyu.

Sementara Sunggyu mati matian berusaha menahan suara desah nya karna ia belum pernah merasakan seperti ini bersama Namja Chingunya.

Antara perih dan nikmat itu lah yang terasa di sekitar kissmark yang di berikan Woohyun. Namun Sunggyu bertekad tak akan mendesah untuk Namja ini, ia berusaha mengigit bibir nya yang sudah bengkak itu.

"Apakah kau menikmati nya Hyung ? haha.." Tawa Nista itu menyeruak dari bibir Woohyun yang puas mengerjai Namja ini.

"Apa mau mu ?" Tanya Sunggyu dengan Nada membentak.

"Kau." Ucap Woohyun yang tengah memainkan kancing seragam milik Sunggyu.

"Kau gila."

"Aku gila karna mu Sunggyu-ah."

"Lepaskan tangan mu dari tubuh ku!" Sunggyu kini naik pitam karna Namja bernama Woohyun ini bertindak kurang ajar padanya.

"Tubuh ini akan segera menjadi milik ku chagi." Woohyun kini membuka 1 persatu kancing seragam milik Sunggyu.

"Lepaskan sekarang juga! atau.." Belum sempat Sunggyu melanjutkan kata kata nya Woohyun sudah membungkam bibir nya kembali.

"Atau Myungsoo si keparat itu akan menolong mu begitu ? haha..." Ucap Woohyun yang telah berhasil mengecup lagi bibir manis itu.

"Bajingan, Lepaskan aku brengsek!!"

"Memang apa yang bisa Namja chingu mu itu perbuat sekarang huh ? haha..."

"Lepaskan aku Namja brengsek!!"

"Ani, Kau milik ku sekarang!"

"Myungsoo... Tolong aku.. hiks.. Myungsoo jebal.. hiks.." Sunggyu meronta kembali sembari menangis meminta tolong.

"ckck percuma saja kau berteriak sekeras apapun, tak ada siapapun di rumah ku Chagi... hanya kita berdua.." Woohyun memjambak rambut Sunggyu yang membuat Namja itu semakin menangis ketakutan.

"Dan Myungsoo pacar mu itu tak ada disini Manis, jadi jangan sebut nama nya lagi !!!" Woohyun menjambak kasar rambut Sunggyu yang membuat namja itu terasa perih di ubun ubun nya.

"Myungsoo... hiks.. Myungsoo... hiks.." Sunggyu masih mendengungkan Nama namja chingu nya itu agar menolong nya. Walaupun ia sendiri tak yakin.

PLAK

Sebuah tamparan keras mengenai pipi yang mulus itu menjadi kemerahan. Woohyun menamparnya karna Sunggyu masih saja menyebut nama Myungsoo di hadapan nya itu membuat nya kesal.

"Hiks.. hiks.. Appo.." Sunggyu menahan perih di pipi nya karna Woohyun menampar nya sangat keras.

"sakit ? itulah yang kurasakan setiap hari melihat mu selalu bermesraan dengan si keparat itu."

"Dia Namja chingu ku !!" Ucap Sunggyu protes.

"Sekarang aku Namja Chingu mu!!" Ucap Woohyun yang kembali menyerang leher milik Sunggyu yang sudah ia cicipi sebelum nya.

"Stop-p !! Lep-paskan !!" Sunggyu merasakan sesuatu yang aneh pada bagian leher nya.

"Kau milik ku Sunggyu.." Ucap Woohyun santai sembari memberikan beberapa kissmark lagi di leher mulus Sunggyu.

"Hiks.. lepaskan aku... Woohyun-ssi ku mohon lepaskan aku... hiks.." Sunggyu menangis ketakutan mengingat nasib selanjutnya berada di tangan Woohyun sekarang.

"Cup.. cup.. kenapa menangis chagi ?" Woohyun kini mengehentikan aktifitas nya sementara.

"Lepaskan aku Woohyun-ssi.. ku mohon.." Sunggyu memelas penuh harap kepada Namja yang berseringai puas di hadapan nya.

"Ani, Bukan kah malam ini kita akan bersenang senang eum ? Aku yakin seorang Kim Sung Gyu akan menyukai ini... hahaha.." Woohyun pun tertawa nista saat merasakan bahwa tubuh di bawah nya itu mengigil ketakutan.

"Kau sekarang harus mematuhi perkataan ku !! jika tidak, kau akan tau sendiri akibat nya!!" Ancam Woohyun yang membuat Namja manis itu semakin menangis ketakutan.

Sunggyu yang masih bersegukan menangis itu tiba tiba merasakan bibir nya di serang oleh bibir tebal milik Woohyun. Yang menerobos begitu saja kedalam mulutnya.

Sunggyu yang hanya diam pasrah saja saat ini, membiarkan Woohyun menghajar bibir nya tanpa ampun.

Merasa Woohyun diabaikan lagi oleh Sunggyu, Woohyun pun meraih surai lembut milik Sunggyu dan menarik nya kencang.

"Ah.." Sunggyu memekik saat Namja itu menjambak nya lagi.

"Balas ciuman ku slut!" Ucap Woohyun.

Woohyun kemudian mengoda lidah Sunggyu untuk bertarung intens sesuai dengan perintah nya. Mau tak mau Sunggyu mengikuti intruksi Woohyun, ia tak tahan jika ubun ubun nya itu terasa sangat perih sekarang.

Setelah di sambut oleh Sunggyu, Woohyun pun semakin membuat Namja manis itu kualahan dengan pertarungan yang sengit itu.

"Woo.. Woo.." Sunggyu tertatih kecil saat nafas nya hampir habis itu masih tersumbat dengan ciuman panas itu.

Woohyun mengerti apa yang Sunggyu maksud ia kemudian berpindah ke leher jenjang milik Sunggyu yang sudah sedari tadi ia cicipi.

Sunggyu sudah berkeringat dingin sejak awal, ia benar benar pasrah nasib nya akan di nodai oleh Woohyun. Ia tak bisa melakukan apa apa kecuali mendesah dan melaksanakan segala keInginan Seorang Nam Woohyun.

"Kau Manis Hyung..."

"You are my slut Kim Sung Gyu.."

Entah apa lagi yang di ucap kan Woohyun, Sunggyu tak sanggup mendengar nya. Woohyun mengatakan itu sepanjang ia mencicipi tubuh Sunggyu hinga menerjang nipple nya yang belum pernah tersentuh siapa pun itu.

"Eugh~" Desah Sunggyu tak tahan ketika Tangan nakal Woohyun dengan segaja mencubit pelan junior nya.

"Othae ? slut ku ini menginkan lebih kan ? Jawab chagi.."

Sunggyu tak menjawab sepetah kata pun atas pertayaan Woohyun barusan.

Krekk

Kali ini tak tanggung tanggung,, Woohyun mencubit keras nipple Sunggyu dan membiarkan Namja manis itu merasakan perih yang amat sangat.

"Apa jawaban mu huh ?" Tanya Woohyun lagi yang semakin mengeratkan cubitan nya pada nipple Sunggyu.

"Appo!! Ne.. hh.." Sunggyu tak punya pilihan lain selain mengikuti permainan liar Woohyun.

Tiba tiba Tubuh Woohyun segera bergerak jauh dari pangkuan sunggyu.

TING

Lampu kamar itu pun menyala terang, membuat Sunggyu sedikit menyipitkan mata nya lagi karna cahaya kamar ini begitu menyilaukan.

Sunggyu masih mengadaptasikan mata nya pada kondisi cahaya kamar itu, tanpa memerhatikan sosok Namja yang telah berdiri di belakang nya.

"Sudah Siap untuk bermain chagi ?" Woohyun membisikan kata itu tepat dari arah belakang Sunggyu.

Sunggyu mengerjamkan mata nya ketakutan, sembari menetralkan mulut nya agar tidak berteriak.

Terlebih ia melihat tangan Woohyun yang tengah memegang gunting persis di samping kanan nya, Membuat nya semakin berdegup kencang. Apa yang akan dilakukan oleh orang ini kepada nya.

"Woohyun-ssi apa yang kau lakukan ?" tanya Sunggyu pelan.

"Membebaskan mu."

Woohyun pun mengunting tali yang mengikat pergelangan tangan Sunggyu, membuat Sunggyu memikirkan cara untuk kabur dari jeratan Namja ini.

Woohyun pun berjalan kedepan menghadap Sunggyu, Sunggyu melihat sosok Namja yang berpostur tegap tengah memegang sebuah gunting dengan memakai seragam yang sama dengan diri nya.

Sunggyu berpura pura seoalah pasrah akan nasib nya, tetapi ia merencanakan agar ia bisa kabur saat namja ini lengah.

"Mana tangan mu hyung ?" Instruksi Woohyun.

"Untuk apa Woohyun-ssi ? " Tanya Sunggyu bingung.

"Kemarikan tangan mu hyung." Woohyun segera menyeret kedua tangan Sunggyu kedepan dan menyiapkan sebuah kejutan besar untuk Sunggyu.

KREKK

Sunggyu tak percaya dengan secepat kilat Woohyun memborgol tangan nya, yang membuyarkan khayalan nya tentang kebebasan nya.

"Seperti nya ini terlalu standar.." Gumam Woohyun

Woohyun membuka kembali borgol yang menghiasi pergelangan tangan Sunggyu, Membiarkan Namja manis itu pasrah saja apa yang dilakukan nya saat ini. Sedangkan Woohyun mulai bergerak ke arah belakang Namja itu.

KREK

Woohyun memborgol tangan nya Sunggyu kearah belakang, ini sangat membuat Sunggyu sedikit pegal pada lengan nya.

"Woohyun-ssi.. Aapa yang kau lakukan ?" Tanya Sunggyu pelan.

Sunggyu mulai risih dengan tangan nya itu, sedari tadi ia berusaha mencari peluang untuk mencari kebebasan,Namun hasil nya nihil.

Woohyun mengabaikan begitu saja perkataan Sunggyu, Tangan nya begitu lihai dalam melepas jeratan tali yang kuat itu di pergelangan kaki Sunggyu.

KREK

Sempurnalah semua, tangan dan kaki Namja manis itu benar benar terborgol sekarang seperti mafia yang di tangkap oleh polisi.

"Woohyun-ssi.. Jawab aku !!" Bentak Sunggyu.

"Mwo? Bukan kah kau yang meminta untuk di lepaskan eum ? sudah ku lepaskan kau dari jeratan tali itu hyung." Jawab Woohyun yang kini sibuk dengan kegiatan baru nya.

"Eugh... Jangan sentuhhhh... aku!! Napeun..hh.. Namja!!" Sunggyu sedikit terlonjak dengan tangan Woohyun yang mulai bergerilya di tubuhnya.

"Haha... tak usah berbohong hyung, Aku tau kau menikmati nya... Bagaimana kalau begini ?" Woohyun tak tangung tangung mencubit kedua nipple Sunggyu dengan keras yang sudah kemerahan sejak awal akibat dirinya.

"Ahh..." Desah itu begitu saja keluar dari mulut Sunggyu, ia benar benar merutuki dirinya.

"Rupa nya pelacur ku ini jual mahal huh ? baiklah... Kau akan terima hukuman chagi.." Woohyun menyeringai seram sambil menatap Sunggyu lapar.

Woohyun kini mengangkat tubuh Sunggyu berdiri menjauhi kursi yang ia duduki sedari tadi.

"Woo- Woohyuunn-ssi..." Ucap Sunggyu ketakutan sembari mengeratkan rahang rahang nya dalam lipatan kulit mulus itu.

"Apaaa.. yang kau lakukan ?" Sunggyu menatap horor kepada Woohyun.

"Menurut mu ?" Woohyun menautkan alisnya sebelah, sembari menyeringai khas nya.

Woohyun segera membalik posisi nya, Ia kemudian yang duduk di kursi itu dan membiarkan Sunggyu berdiri dihadapan nya dengan kondisi terborgol.

Tak lama kemudian Woohyun segera berdiri kembali dan memposisikan Sunggyu duduk di lantai sedangkan ia kembali di kursi.

Sunggyu pun menatap horor kepada Woohyun, Ia tak mengerti apa yang akan di perbuat oleh Woohyun selanjut nya. Woohyun benar benar gila.

Sesaat kemudian Woohyun membuka resleting celana seragam sekolah nya, dan mengeluarkan junior milik nya di depan Sunggyu.

Sunggyu yang kaget melihat pemandangan itu reflek menutup kedua mata nya.

"Hei bicth ! Kenapa kau menutup mata mu huh ?" Tanya Woohyun kesal melihat reaksi Sunggyu.

Sunggyu seakan menulikan pendengaran nya ia masih menutup mata nya.

"Ahh.." Sunggyu kembali memekik ketika lagi lagi Woohyun menjambak nya dengan keras.

"Suck this Slut!" Titah Woohyun kepada Sunggyu yang meringis kesakitan pada Ubun ubun nya.

Sunggyu pun mengelengkan kepala nya, Seketika itu juga. PLAKK, Tamparan keras mengenai pipi Namja manis itu.

"Buka mulut mu !!" Perintah Woohyun lagi.

Dengan terpaksa Sunggyu membuka mulut nya, dan tangan Woohyun mengarahkan wajah nya ke arah junior Woohyun yang besar itu.

JLEB

"YEAH... Like This Slut !! Ah.. Faster it!" erang Woohyun mengelegar keseluruh penjuru kamar itu ketika Junior nya berhasil memasuki mulut mungil Sunggyu.

Sunggyu yang sedari tadi pipinya telah basah dengan air mata nya hanya bisa pasrah dan mengikuti semua permainan masokis Woohyun. Sunggyu merasa ingin muntah dengan junior Woohyun yang besar itu memenuhi rongga mulut nya.

Sesak

Besar

Dan Aneh

Itulah yang dirasakan Sunggyu, Ia belum pernah melakukan hal ini sebelum nya dengan siapapun termasuk Myungsoo Namja Chingu nya. Tapi Kini Woohyun telah menodai kesucian mulut nya itu.

Tangan Woohyun sedari tadi masih setia membimbing Wajah Sunggyu, Untuk memBlowJob junior nya ke mulut mungilnya.

"Oh.. Fasssterr... Gyu..."

"Yeahhh... Good job my Kim Slut Gyu..."

"Ahh... Kim Slut Gyu... Yeahh... Fasterr.. Bicth!!"

Kira kira begitulah Dirty talk Ala Woohyun yang bisa di nilai kurang ajar karna telah membuat plesetan nama nya menjadi seorang slut.

Woohyun merasa fly saat mulut mungil Sunggyu terus memBlowjob junior nya tanpa henti. Woohyun merasa sudah tak tahan dengan kenikmatan itu yang segera akan mencapai klimax nya.

"Fasterrr.... gyyuhh..."

"Ahh... I cummm..."

Sunggyu merasa kaget dengan ada nya cairan yang tiba tiba memenuhi mulut nya.

Sunggyu hampir saja memuntahkan cairan yang terasa aneh itu yang keluar dari junior nya Woohyun. Namun Tangan kekar Woohyun segera mencegah hal itu terjadi.

"Telan hyung!" Titah Woohyun.

Sunggyu masih saja diam tak ingin menelan cairan itu.

"Eumm..." Sunggyu memekik saat Woohyun mencubit dada nya dengan keras karna Sunggyu tak mematuhi perintahnya.

"CEPAT TELAN SAMPAI HABIS BICTH !!" Teriak Woohyun yang mulai habis kesabaran nya.

Sunggyu mengeleng.

"Ah.. Rupa nya Kau ingin aku bermain kasar eum ?" Seringai Woohyun yang menampar-namparkan Junior besar nya di Wajah Sunggyu.

"Baiklah chagi itu mau mu.."

Woohyun Segera bangkit dari posisi nya dan mengangkat tubuh Sunggyu berdiri.
Posisi Woohyun kini persis dibelakang Sunggyu, Kali ini Woohyun tak kehabisan ide untuk mengerjai Namja ini.

"Sunggyu-ah..." Ucap Woohyun persis di pendengaran nya.

Sementara Sunggyu mengigil ketakutan sembari menahan cairan di mulutnya.

"Sunggyu-ah.. Jawab aku... kau tak bisu bukan ?" Tanya Woohyun lagi.

Sunggyu mengelengkan kepalanya.

"Kemana Suara sexy mu itu hyung ?" Tanya Woohyun sekali lagi. Kini Tangan nya mulai bergerak ke arah di ujung pangkal paha milik Sunggyu.


"Mmmm.." Sunggyu mensiasatinya dengan Gumam an..

"No... No.. slut ! Say my name Bicth !" Tangan Woohyun pun semakin mendekat ke area terlarang itu.

"AHH!" Tanpa Sadar Sunggyu menelan habis cairan Woohyun yang sedari tadi ia tahan.

Rencana Woohyun berhasil, Ia memang licik. Ia dengan segaja meremas junior Sunggyu kuat kuat. Agar namja itu tersentak dan segera menelan cairan nya.

"Hahaha..." Tawa Woohyun puas.

"Bajingan Kau !" Sunggyu membentak.

"Jika ia, lalu apa mau mu ?" Tanya Woohyun kembali.

"LEPASKAN AKU NAM WOOHYUN !" Sunggyu berteriak frustasi.

"Sstt... Eat shit and die, man!!"

Woohyun pun segera melancarkan serangan nya. Dengan cepat ia membuka celana seragam Sunggyu, dan meremas junior nya kuat kuat.

"AHH!" Sunggyu memekik keras saat tangan Woohyun kini berhasil meremas junior nya yang sudah turn on itu.

Woohyun menyeringai puas saat Sunggyu mendesah tak berdaya akibat aksinya. Kini tangan nya sibuk mengocok junior Sunggyu yang sedang turn on itu.

Sunggyu mengigit bibir nya, menahan segala suara desahan nya. Ia merasakan nikmat saat Woohyun mengocok junior nya dengan cepat. Sembari mengigit bibirnya ia juga memejakan mata nya menikmati sensasi yang begitu memabukan ini.

"Eugh.." Tak segaja desahan kecil itu menyeruak begitu saja dari bibir Sunggyu.

"Kau menikmatinya Slut ?" Tanya Woohyun iseng.

Sunggyu mengabaikan perkataan kotor itu, Ia tak bisa menampik bahwa saat ini sensasi yang di timbulkan akibat kocokan pada junior nya membuat ia terbuai dalam kenyataan nya ia sedang di perkosa.

JLEEB

Kini Junior Sunggyu sudah bersarang di dalam mulut woohyun, Sunggyu hampir terbelalak akibat aksi Woohyun yang selalu membuat nya terkejut.

Dengan tangan yang terikat kebelakang dan kaki kaki yang terborgol membuat Sunggyu merasa kurang nyaman dan sedikit pegal. Ditambah sensasi nikmat yang Woohyun sedang berikan pada nya membuat ia lupa dengan aksi protesnya.

"Fasterrrr... Ah.." Desahan frustasi Sunggyu yang mungkin saja sudah hilang akal sehat nya kini, karna meminta lebih padahal sejak awal ia menolak mentah-mentah.

Woohyun semakin mempercepat memBlowjob junior Sunggyu, Yang membuat sang empunya hanya bisa merem melek.

Namun sesaat kemudian, Gerakan blowjob woohyun pun melambat, bahkan sangat lambat yang membuat Sunggyu frustasi karna ia hampir mencapai Klimax nya.

Gerakan woohyun begitu lambat, Sangat lambat yang membuat Sunggyu mengigit bibir nya, Tak tahan dengan sensasi ini. Sunggyu pun berkeringat dingin saat ini.

"Memohonlah Slut!" Gumam Woohyun di sela aktifitas nya.

Sunggyu mengigit bibir nya bimbang, Bagaimana dengan harga dirinya yang sejak tadi menolak lalu berubah menjadi memohon ? Tapi tak bisa di pungkiri bahwa ia harus mencapai klimax sekarang juga.

Persetan dengan harga diri, toh sekali pun ia menolak atau meminta. takdir tetap berkata sama bahwa Woohyun akan memperkosa nya juga.

"Fast.. Fasterrrr.. Pleasee.." Erang Sunggyu yang sudah mengorbankan harga dirinya di depan Woohyun.

"No.. no.. Slut! Say my name!" Ucap woohyun yang masih mempermainkan junior Sunggyu.

Sunggyu mendengus kesal, Ia sudah mempermalukan dirinya sendiri dan ini sangat menjatuhkan harga dirinya.

"Woohyun-ssi.. Fas.. fasterrr... please.." Ucap Sunggyu memohon.

"What your mean bicth ?" Woohyun menyeringai kecil dikala Sunggyu sendiri yang meminta nya. Bukan kah ini kemajuan eum ? haha..

"Suck my dick please Woohyun-ssi.." Ucap Sunggyu to the point.

"Haha.. As your wish baby.." Woohyun pun menyeringai senang saat ini.

Woohyun pun segera memblowJob junior sunggyu dengan semangat. Menurut nya tak terlalu sulit untuk membuat Sunggyu mengikuti semua permaian nya, Semua begitu mudah. Karna Woohyun tau bahwa Sunggyu tengah di rasuki hawa nafsu yang mendera.

"Ahh.. I cumm..." Desah Sunggyu yang telah mencapai klimax nya.

Woohyun segera menghabiskan cairan itu dengan cepat. kemudian ia menggendong Sunggyu yang tengah terborgol itu menuju ranjang nya yang siap dipakai untuk bertempur.

KREKK

Borgol yang sedari tadi membelengu tangan dan kaki Sunggyu pun telah bebas. Sunggyu merasa sangat pegal dengan lengan nya yang terborgol kebelakang semenjak tadi.

Kemudian Woohyun pun melucuti seluruh pakaian yang Sunggyu kenakan hingga ia kini full neked. Tak ketinggalan Woohyun pun melucuti juga semua pakaian yang ia kenakan. Totaly they are full neked.

"Menunging lah Hyung.." Titah Woohyun kepada Sunggyu yang masih lemas akibat orgasme pertama nya tadi.

Merasa di abaikan Woohyun pun menyeringai 'Slut ku ini nakal sekali.' Batin nya.

PLAKK

Sebuah cambuk sintetis berhasil mengcambuk tubuh polos Sunggyy yang meninggalkan bekas kemerahan karnanya. Sontak membuat Sunggyu ketakutan.

"Menungging lah Slut!" Titah Woohyun kedua kali.

Dengan terpaksa Sunggyu mengikuti perintah Sunggyu. Kini Sunggyu Sudah menungging membelakangi Woohyun yang sedang terpesona akan pemandangan indah di depan nya.

"Yeah!! How Good your ass Slut !" Ucap Woohyun terpana.

Sedangkan Sunggyu hanya bisa menyiapkan mental nya, kejutan apa lagi yang akan Woohyun berikan kepada nya. Ia bahkan hampir lupa dengan Myungsoo.

'Mianhae Myungsoo-ah..' Batin nya.

Kini Woohyun sedang menepuk nepuk bongkahan bokong milik Sunggyu yang mengiurkan itu.

JLEB

"AHH..APPO!!" Sunggyu segera membelakakan mata nya ketika sesuatu menerobos lubang nya.

"Woohyun.. Apa yang kau lakukan ?" Tanya Sunggyu yang sedang menahan sakit di bagian ass nya.

"Hanya sedikit perenggan hyung.. Apa masih kurang eum ?" Jawab Woohyun tanpa dosa.

"Andwaee...." Pekik Sunggyu kencang, Namun terlambat ia tidak bisa menghentikan apa yang Woohyun lakukan saat ini terhadap holenya.

Sunggyu merasakan Hole nya bagai terkoyak koyak oleh jari jari Woohyun yang memborbadirnya tanpa ampun.

Sakit

perih

Dan Terkoyak

Itu yang Sunggyu rasakan pada hole nya.

"APPO HYUN !!" Lagi lagi Sunggyu memekik keras karna Woohyun menambah jari nya kedalam Hole sunggyu menjadi 4 yang bersarang di dalamnya.

"Tenang lah Hyung! Ini akan nikmat.. nanti kau juga yang akan memintanya lagi.. haha.." Ujar Woohyun yang tidak memperdulikan kesakitan yang Sunggyu alami saat ini.

"Eugh... Sakit.. Woohyun.. hiks.." Sunggyu pun tak sanggup menahan air mata nya akibat sakit yang mendera hole nya.

Tak ada percakapan lagi di antara kedua nya sampai akhirnya Woohyun pun melepas jari jari itu dari hole Sunggyu yang di rasa sudah cukup.

Woohyun pun tiba tiba beranjak dari ranjang menuju laci kecil di samping ranjang nya seperti mengambil sesuatu. tak ketinggalan Woohyun juga meraih ponsel Sunggyu dari seragam nya yang berserakan di lantai.

Kini Woohyun pun telah di ranjang kembali persis di belakang Sunggyu. Tiba tiba Woohyun pun memasangkan sesuatu pada junior Sunggyu.

"Ohh.." Suara Sunggyu terlepas begitu saja saat alat asing itu menempel di junior nya Sunggyu.

"Benda apa ini Woohyun ?" Tanya Sunggyu.

"Ini cock ring hyung, Kau tak ku perbolehkan untuk klimax sebelum kau menuruti semua perintah ku. Jika kau menuruti nya maka aku akan melepaskan nya." Jawab Woohyun enteng.

"Je-jebal.. Lepaskan Woohyun.." Ucap Sunggyu memelas.

"Asal kau mengikuti perkataan ku, Semua mudah saja.. " Ucap Woohyun tanpa belas kasih.

"Baiklah Woohyun.." Ucap Sunggyu pasrah.

"Anak pintar... "Gumam Woohyun.

'Kau memang milik ku Kim Sung Gyu.' Batin Woohyun.

"Kau Sudah siap chagi ?" Tanya Woohyun iseng.

JLEB

Belum sempat Sunggyu merespon, Woohyun sudah memulai aksi nya. Ia memasukan junior nya ke dalam hole yang sudah berkedut itu.

"ARGHH..." Sunggyu memekik keras saat merasakan junior Woohyun yang besar itu menerobos masuk ke hole nya yang masih sempit itu.

"Damn! Kau sempith.. Sekali gyu.." Ucap Woohyun.

Hole Sunggyu mulai terasa sesak padahal junior nya Woohyun pun baru setengah nya masuk ke hole sunggyu. Dengan Susah payah akhir nya junior Woohyun yang besar itu pun sudah tertanam sempurna di hole sempit milik Sunggyu.

"Ba-baiklah.. Akan ku jelaskan peraturannya hh.." Ucap Woohyun terbata bata karna menikmati sensasi nikmat pada junior nya.

"Ne...hh.." jawab Sunggyu pasrah.

Sunggyu merasakan hole nya sangat sakit sekali seperti terbelah dua. Bagaimana tidak? Junior Woohyun yang besar itu di paksa begitu saja tertanam di hole Sunggyu yang masih virgin.

"1. kau harus memangil ku Master, dan nama pangilan mu Slut gyu.
2. Kau harus memutuskan hubungan mu dengan myungsoo saat nanti ku suruh
3. Jika kau tak menuruti semua perintah ku, Maka cock ring ini tak akan lepas dan Myungsoo akan terbunuh oleh orang suruhan ku.
Bagaimana ? Deal ?" Ucap Woohyun Panjang lebar.

Sunggyu tercekat dengan semua peraturan Woohyun, dari mana sisi menguntungkan untuk diri nya ? Apakah ia akan berakhir di tangan Woohyun ? apakah Woohyun bercanda ? Bagaimana Jika Woohyun tidak bercanda ?

"Bagaimana Huh ?" Tanya Woohyun kembali, karna Sunggyu terlalu lama berfikir.

Woohyun tak tangung tangung segera mengoyangkan pingul nya berlawanan arah dengan Sunggyu. Membuat Sunggyu yang belum terbiasa itu hanya bisa meraskan kesakitan yang teramat sangat.

"Ah.. Appo.. Hiks.. Appo Woohyun.."

Namun perkataan Sunggyu tak di hiraukan sama sekali oleh Woohyun, Malah semakin membuat Namja ini semakin mengoyangkan pingul nya bertambah cepat.

"Yeah!! So Tight You are Slut Gyu.." Erang Woohyun yang begitu menikmati pijatan lembut oleh otot rectum Sungyyu.

"Pelann.. pelann.. Akhh.." Sunggyu memohon.

Woohyun mempercepat gerakan penyatuan tubuh itu, 'Ini benar benar nikmat' Batin nya.

"Baiklah sekarang sajahhh.. slut!" Woohyun pun segera merogoh ponsel Sunggyu, dan memencet dial phone 2 pada layar touch screen nya.

"Lakukan sesuai perjanjian! ingat Nyawa nya ada di tangan ku." Ancam Woohyun sebelum telfon itu tersambung ke seseorang.

"Ah.. Andwaee Woohyun!! Master.. Jebal.." Sunggyu tak dapat berkata kata ketika junior Woohyun menyentuh prostat nya.

Tut Tut
Telpon itu pun sudah tersambung dengan seseorang yang akan mendapat kabar buruk.

"Yeoboseo ?" Suara berat milik Myungsoo pun terdengar melaui handphone Sunggyu.

Dengan Usil Woohyun pun tiba tiba mengehentak Kencang hole Sunggyu sehingga membuat Sunggyu terkejut.

"ARGHH.." Pekik Sunggyu.

"Chagi Gwenchana ?" Tanya Myungsoo yang mulai Khawatir dengan suara pekikan Sunggyu.

"Myu-Myungsoo-ah.. Aada Yanng harrus kitahh bicarrakan..hh.." Ucap Sunggyu Terbata bata.

"ada apa hyung ? Kenapa nada bicara mu seperti itu ?" Tanya Myungsoo kemudian.

"Kittahh.. Putuss.. Myungsoo.. Maaf akuhh.. telah mencintai oranggg lain..hh.." Ucap Sunggyu berbohong.

"WAEYO HYUNG ?" Tanya Myungsoo kaget.

"Ahh.. Master.. Pelann pelann.. akhh.." Erang Sunggyu yang terdengar oleh Myungsoo di telfon membuat Myungsoo mengerutkan dahi.

"Hyung !! Jawab aku, kau ada di mana ?" Tanya Myungsoo yang mulai curiga dengan Sunggyu.

"Ya! Kau mengangu saja !! Kamihh.. sedang bercintahh.. Sudahh.. Jangan ngangu Sunggyu.. Diahh Milik ku sekarang.." Ucap Woohyun yang Kini merebut ponsel Sunggyu.

"MWO ?" Myungsoo terlonjak kaget.

"Siapa pemilik mu Slut ?" Tanya Woohyun kepada Sunggyu.

"Kauu... Masterr...ahh"

"Kau pilih aku atau Namja itu huh?"

"Kauu.. Master..hh..."

"Ya Myungsoo! Kau Sudah dengar bukann.. Sunggyu lebih memilih ku dibanding kau! Jadi jangan pernah mendekatinya.. atau kubunuh kau!" Ancam Woohyun.

"YA SIAPA KAU......."

TUT TUT TUT

Belum selesai Myungsoo berbicara Woohyun segera memutuskan sambungan telfon itu.

"Woohyunn.. akuhh.. sudah tak tahann.." Ucap Sunggyu yang merasakan akan klimax kembali.

"Jebal.. lepaskann.. bendaa inihh.." Sunggyu memohon.

"Ahh.. Gyu.. sebentarr lagih.. ahh.." Woohyun mengerang juga.

Woohyun pun semakin mempercepat gerakan in-outnya pada hole sempit milik Sunggyu yang nikmat itu..

"Ahh.. Gyu.. I cumm..." Woohyun mengerang saat klimax nya pun sudah memenuhi hole Sunggyu. Keduanya pun segera jatuh ke ranjang empuk milik Sunggyu.

"Woohyun.. Ah.. Lepaskan cock ring inihh.. Jebal Woohyun.." Sunggyu pun memohon kepada Woohyun berkali kali.

"hhh.. Ani! Lets Go to next round Slut!" Woohyun pun menyerang bibir chery milik Sunggyu.


END / TBC

Hua >_< mianhae kepanjangan
. huhu.. Hot enga ? mohon maaf banyak banget typo nya dan segala kekurangan ff ini.. Karna tadi sistem kebut xD
Jangan Lupa yah Tinggalin RCL yah reader :-D
Pai pai.. Sampai jumpa di ff selanjtnya xD

PsychoYoungers


No comments: