My Lovely Finance | part 5 | by
member Initial R
Kini
sunggyu sudah berada di salah satu departemen storeyang ada di soeul.
Seharusnya ia dan howon belajar bersama, namun karena suatukeperluan mau tak
mau howon harus membatalkan rencana belajar mereka hari ini.semenjak
sunggyu dan howon belajar bersama, woohyun tak lagi mengantar jemputsunggyu
sekolah sehingga hari ini sunggyu bebas berjalan-jalan.
Sunggyu
memasuki salah satu toko kosmetik yang terdapatdisana, dilihatnya beberapa
pajangan bedak dan juga peralatan kecantikan dariberbagai merk. Sebenarnya ia
sendiri bingung harus memilih yang mana diantarabanyaknya kosmetik-kosmetik
itu, dia juga tak tahu jenis kosmetik apa yangcocok dengan kulit remaja
seusianya yang masih sangat sensitif. Salah-salahmemilih bedak bisa-bisa justru
menimbulkan alergi. Sunggyu bergidik ngerimemikirkan hal itu, bukan tambah
cinta yang ada justru woohyun akanmeninggalkannya. Sunggyu
sibuk melihat-lihat sampai ia dikejutkan dengan kedatangan salah
seorangpramuniaga.
~oOo~
TITLE
: MY LOVELY FIANCE (CHAP 5)
CAST
: NAM WOOHYUN (N) KIMSUNGGYU (Y) KIM KIBUM (Y) LEE HOWON (N) LE SUNGJONG (Y)
JANG DONGWOO (N)
RATED
: T+
GENRE
: ROMANCE,SAD,GS
WARNING
: INI ADALAH REMAKE DARI FF KYUMIN DENGAN JUDUL YANG SAMAKARYA AUTHOR
“CHO OCEAN” DI FFN. JADI KALAUPUN ADA YANG PERNAH BACA VERSIKYUMINNYA, JANGAN
MENGHUJAT SAYA SEORANG PLAGIAT YA. SAYA SUDAH MEMINTA IJIN KE
AUTHORNYA UNTUK MEREMAKE INI MENJADI VERSI WOOGYU KOK. SATU LAGI INI MASIH
SAHATAS HAK CIPTANYA AUTHOR ‘CHO OCEAN’ SAYA HANYA MEMINJAM CERITANYA
UNTUKDIGANTI CAST WOOGYU.
~oOo~
-FLASHBACK-
Woohyun
dan sunggyu berjalan bergandengan tangan memasukihall sebuah hotel terbesar di
seoul, woohyun tampil sangat elegan menggunakansetelan jas abu-abu dengan
kemeja putih dan celana yang senada dengankemejanya. Sementara sunggyu nampak
Imut dengan gaun putih sepanjang lutut denganpita besar di bawah dadanya
dipadukan dengan bando pita putih yang menempel dirambut legamnya.
“Hyun, kau sudahdatang?” jiaemenghampiri sunggyu dan
woohyun yang baru datang, sunggyu sedikit takjub denganpenampilan jiae meski
sederhana tetapi kesan sexy tetap menguar dari dalam diriwanita itu.
“Soeryeong hyungdan dongwoo hyung dimana?” woohyunbertanya setelah
tak menemukan sosok kedua sahabatnya itu disana.
“Mereka masihdalam perjalanan kemari, lagipula acaranya masih
setengah jam lagi” woohyun mengangguk, sunggyutak berhenti menatap kagum jiae
yang entah mengapa malam ini terlihat sangatdewasa dan anggun. Ia jadi iri
dengan wanita satu itu, meski rasa bencinyamasih tetap ada tetapi ia akui ia
ingin menjadi seperti jiae untuk malam ini saja.
“Oh, iya Mr.Jungingin bertemu dengan tunanganmu. Aku sampai lupa
ingin mengatakan itu, itusemua karena kau terlihat sangat tampan malam ini” imbuh jiae, sunggyu
hanya mencibirsebentar sebelum kepalanya mendongak mendapat sentuhan dari
woohyun di pinggangnyayang mengerat. Pandangan jiae melirik sebentar kearah
tangan woohyun yangmemeluk erat pinggang sunggyu.
“Oh, baiklah akurasa kita harus cepat kesana Chagi, Kajja...
gomaweo jiae-ah” jiae mengangguk dan melihatwoohyun sudah menyeret langkah
sunggyu untuk mengikutinya. Woohyun menggandengtangan sunggyu menuju tempat
Mr.Jung yangmerupakan salah seorang relasi bisnisnya. Namun langkahnya terhenti
saat salahseorang wanita tiba-tiba memeluk woohyun dari samping.
“Omo! Namwoohyun-ssi, bagaimana kabarmu?” sunggyu membulatkan
matanya saat melihat seorang wanitabergaun hitam ketat pendek yang dengan
santainya masih bergelayut manja dilengan kiri tunangannya. Ia ingin mengamuk
saat itu juga namun sepasang tanganramping menahannya, sunggyu menolehkan
kepalanya ke sisi kanan dan menemukanjiae yang memegang tangannya. Jiae menggelengkan
kepalanya menandakan agarsunggyu tak ceroboh mempermalukan woohyun saat itu
juga dengan amukannya, yangbisa sunggyu lakukan hanya cemberut dan mengambil
aksi bungkam.
“Ah,Chorong-ssi. Aku baik, bagaimana kabarmu?” wanita bernama chorong itu
hanyatersenyum dan menganggukkan kepalanya tanda kabarnya baik selama
ini. “Sedang apa kau disini?” tanya woohyunlagi, lupa jika
sunggyu masih bersamanya.
“Aku menemaniAppa disini, kau sendiri datang dengan siapa? Ah,
jiae apa kabarmu?” Chorong menghampiri jiae danmemeluk gadis itu dengan sebuah ciuman
pipi kanan dan kiri sementara jiaesendiri malas-malasan menerima itu semua dari
chorong.
“Aku baik, Oh iyaHyun apa tidak sebaiknya kita menemui Mr.jung
sekarang? Aku takut ia pulanglebih dulu jika kita tak segera menemuinya”kata jiae mengingatkan,
sebenarnya iasendiri juga tak terlalu suka dengan adanya chorong.
“Oh, kalianingin menemui Mr.jung? aku juga berniat menemuinya
tadi, bagaimana jika kitakesana bersama?”woohyun mengangguk setuju, chorong
langsung saja menggandeng tangan woohyuntanpa memperdulikan sunggyu dan
berjalan dengan santai menemui Mr. Jung.Sementara sunggyu dengan langkah kesal
mengikuti mereka dari belakang, dandisebelahnya sudah ada jiae yang setia
menemaninya.
Mereka
sampai di ruangan VVIP yang disediakan hoteltersebut, didalam sudah ada Mr.jung
dengan rekan-rekannya yang lain.
“Ah woohyun-ssi” Mr. Jung menyambut
kedatanganwoohyun dengan sopan, woohyun membungkuk memberi salam dan diikuti
chorongdisebelahnya.
“Annyeonghaseo,jung sajangnim. Maaf membuatmu menunggu lama”
“Tak apa, Oh iyajadi tunanganmu adalah park chorong-ssi? Aku baru
tahu kalau kalian sudahbertunangan. tapi tak apa, kalian terlihat sangat serasi
satu sama lain” ucapan Mr.jung tadi membuatsunggyu yang baru datang menjadi geram
dan marah, jiae menggenggam tangansunggyu untuk menenangkan gadis itu.
“Ania, jungsajangnim. Sebenarnya tunanganku adalah kim sunggyu,
dia orangnya” woohyun menunjuk kearah sunggyu yang berdiridiam, woohyun
menghampiri sunggyu lalu menggandeng tangannya menuju Mr.jung danjuga chorong.
Mr. Jung memperhatikan sunggyu dari atas sampai kebawah.
“Kau bertunangandengan anak SD hyun?”tanya chorong tak percaya,
sunggyu menundukkan kepalanya, dia merasatersinggung dan malu serta marah
disaat yang bersamaan mendengar pertanyaan itu.
“Ania, dia sudahberumur 16 tahun. Wajahnya memang imut seperti
anak SD banyak yang salah pahamdengan usianya”woohyun mencoba
menjelaskan sambil tersenyum.
“Gyu, sapaMr.jung” bisikwoohyun ditelinga sunggyu.
“Annyeonghaseo,kim sunggyu imnida”sunggyu membungkuk hormat
pada Mr.jung dan dibalas senyuman oleh namja paruhbaya tersebut.
“aku takmenyangka tunangan nam woohyun-ssi semuda ini, tapi tak
apalah jaman sekarangmemang sedang tren bukan? Menjalin hubungan dengan wanita
muda begitupunsebaliknya, aku rasa itu yang membuat woohyun-ssi masih terjaga
awet mudaseperti anak sekolahan seperti ini hahaha” woohyun tersenyum
canggung, sedangkansunggyu hanya diam menahan sejuta gejolak dalam hatinya.
Chorong sendiri takberhenti melepaskan tatapannya pada sunggyu.
“Maaf mengganggu,sebaiknya kalian bicara saja dengan santai. Saya
akan mengajak sunggyu untukkeluar” jiaemenginterupsi
pembicaraan antara woohyun dan kolega-kolega bisnisnya.
“Ahh iya,mungkin sunggyu-ssi akan bosan bila bergabung dengan
kita. Jiae-ssi ajak sajasunggyu-ssi untuk ke game center yang ada di hotel ini
agar dia tak bosan” Mr.jung menghampiri sunggyudengan senyum simpulnya. “Bermainlahdengan
santai ne, aku meminjam tunanganmu sebentar” sunggyu hanyamengangguk
meski perkataan Mr.jung sangat menyakitinya , woohyun tersenyum legakarena
akhirnya sunggyu tak akan merasa bosan disini. Tanpa dia ketahuisebenarnya
sunggyu sedang menahan air matanya agar tak jatuh saat itu.mengetahui itu jiae
segera menarik tangan sunggyu untuk mengikutinya ke tempatyang sekiranya aman
untuk membuat sunggyu meluapkan emosinya.
Jiae
membawa sunggyu untuk masuk kedalam toilet. “menangislah” ucap
jiae, setelah itusunggyu menumpahkan semua air matanya yang sejak tadi
ditahannya. Setelah puasmenangis jiae memberikan beberapa lembar tissue pada
sunggyu.
“Gomaweo.Hiks...”sunggyu mengusap pipinya yang
basah dengan air mata.
“inilah
alasankumengapa aku selalu menyindirmu kekanakan bahkan melirikmu sinis.
Harapanku agarkau berubah menjadi sosok perempuan dewasa yang dapat mengerti
woohyun, akujuga tak bermaksud membuatmu cemburu dan marah saat aku dengan
sengajamenempelkan dudukku pada woohyun. itu semua kulakukan agar kau terbiasa
menahanemosimu didepan teman-teman woohyun, selama ini woohyun bercerita
banyaktentangmu kepadaku. Walaupun woohyun tak begitu keberatan dengan
sikapkekanakanmu tapi justru aku yang keberatan. Kau tahu jika woohyun
adalahpimpinan perusahaan, pengusaha korea yang sukses di usianya yang masih
muda.Akan ada banyak relasi bisnisnya yang akan kau temui nantinya, aku tahu
usiamumasih muda tapi kau harus bisa mengimbangi woohyun yang sudah dewasa,
mulailahmengimbangi woohyun dari sekarang karena akan ada banyak yeoja diluar
sana yangmengincar tunanganmu itu untuk dijadikan sebagai kekasihnya. Kau tahu
chorongtadi kan? Dialah salah satunya, bukan aku musuhmu sebenarnya tetapi
dialahrivalmu untuk mempertahankan woohyun” jiae menghampiri sunggyu,
mengusapair matanya lalu melepas ikatan bando pitanya dan sedikit memoles wajah
manissunggyu dengan peralatan make up miliknya.
“Nah beginilebih baik. Sekarang kau terlihat lebih dewasa dan
elegan. Woohyun pasti akansangat menyukaimu sekarang” ujarnyasetelah mendandani
sunggyu.
“kenapa kau baikpadaku? Bukankah kau membenciku?”
“Memangnya jikaaku membencimu, aku tidak boleh baik padamu?”
“Aku masih tidakmengerti, kau baik padaku sedangkan kau juga
menyukai woohyun. seharusnya kauberada didalam mencegah wanita bernama chorong
itu untuk tidak terus berdekatandengannya. Setidaknya kalian sama-sama wanita
dewasa, dan tidak sepertiku...”
“Kau pikir untukapa aku disini menemanimu? Aku tak menyukai
woohyun asal kau tahu!”
“Jadi selama ini kau hanya menggodaku?”
“memang benar.Itu hiburan yang paling lucu yang pernah aku lihat
hahahaha”
“Ish! Terus sajatertawa! Dasar nenek sihir!”
“Yak apa kaubilang? Aku sudah baik hati mendandanimu dan kau
bilang aku nenek sihir?!” sunggyu mengerucutkanbibirnya membuat jiae tak tega melihat
muka masam itu lagi. ia mendekatisunggyu dan membisikkan sesuatu pada gadis
itu “mulai sekarang berhati-hatilah dengan park chorong, kudengar
saatacara kelulusan SMA saat itu ia pernah mencium woohyun. Dan kudengar-dengar
ituadalah ciuman pertama mereka”
“MWOOO?!” teriak sunggyu
sakingterkejutnya. /jadi ciuman waktu itubukanlah yang pertama bagi
woohyun?/ batin sunggyu.
“tenanglah dulu,waktu itu chorong yang mencium woohyun lebih dulu
dan bukan woohyun yangmenginginkannya. Jadi kau jangan salah paham dulu arra?
Aku memberitahumubegini bukan bermaksud agar kau bisa memarahi woohyun setelah
ini, ingatkata-kataku tadi kau harus bisa mengimbangi woohyun, arraseo?” sunggyu mengangguk
lemah,bagaimana tidak? Meski bukan woohyun yang menciumnya tapi tetap saja itu
adalahciuman pertama tunangannya.
“jadi aku bukanciuman pertamanya?”ujar sunggyu mendayu dan
lemah.
“jangan sedih,yang penting sekarang nam woohyun adalah milikmu dan
kau harus tetap menjaganyadari chorong arraseo?”sunggyutertunduk lesuh tak
berniat merespon ucapan jiae kepadanya.
~oOo~
Sunggyu
dan woohyun sedang dalam perjalanan pulang menujuapartemen mereka, sunggyu
masih terdiam memikirkan kata-kata jiae mengenaiciuman woohyun dengan chorong.
“Hyun, berhentididepan”woohyun mengerinyitkan dahinya
bingung namun ia tetap berhenti sesuai kemauansunggyu.
“Wae?” sunggyu menatap woohyundengan gelisah, menimbang-nimbang
apakah ia perlu menanyakan perihal itu kepadawoohyun atau tidak.
“Hmm. Apa akuadalah ciuman pertamamu?”Woohyun menatap sunggyu
kemudian tersenyum. Tangannya yang semula berada dikemudi sekarang berpindah
mengelus rambut sunggyu.
“Tentu saja, kauadalah ciuman pertamaku sayang. Wae?” sunggyu tersenyum
kecut. /Sudah kuduga kau tak akan mengakuianya hyun/, batin sunggyu
lirih.
“jalankan mobilnya,kita harus segera pulang”woohyun kembali mengerutkan
keningnya melihat tingkah sunggyu, namun ia tetapmenjalankan mobilnya sesuai
perintah sunggyu. sunggyu meremas baju bagiandadanya, hatinya berdenyut sakit
saat mendengar pengakuan palsu daritunangannya sendiri. Tanpa diperintah air
mata kembali berjatuhan dari sudutmatanya tanpa sepengetahuan woohyun.
/Kau berbohongHyun/ batinsunggyu.
-FLASHBACK END-
Mulai
saat itu sunggyu bertekad ingin merubah segala yangada pada dirinya demi
menjadi wanita dewasa yang bisa mengimbangi woohyun.
“selamat siangnona, ada yang bisa saya bantu?” tanya pramuniaga
itu.
“Hmm, bisakahanda mencarikan kosmetik yang cocok dengan saya?” pramuniaga itu
nampak memperhatikansunggyu dari atas sampai bawah.
“Tunggu sebentarakan saya ambilkan”sunggyu hanya
memperhatikan pramuniaga itu yang kini sibuk mencari kosmetikuntuknya. Bosan
menunggu dirinya mengedarkan pandangan ke segala arah penjuru.Lalu tak lama
pramuniaga itu datang lagi, membawa kotak make up danmenyodorkannya pada
sunggyu.
“Ini nona, sayarasa ini cocok untuk remaja seusia anda. Bahan yang
digunakan sangat alami dancocok untuk kulit nona yang masih muda. Saya bawakan
lengkap sehingga anda takperlu lagi membeli make up satu per satu, disini
semuanya sudah lengkap” sunggyu mengangguk mengertisetelah itu dia mengeluarkan
kartu kredit pemberian woohyun kepada sangpramuniaga. woohyun memang
memfasilitasi sunggyu kartu kredit unlimited, selamaini sunggyu menggunakannya
jika memang perlu saja, seperti sekarang ini.tekadnya untuk berubah menjadi
dewasa seperti apa yang dikatakan jiae sudahsangat bulat, dan sunggyu akan
memulai dengan penampilan terlebih dahulu.
“Ini nona kartukredit anda, bisa anda tanda tangan disini?” setelah
menandatanganinya sunggyusegera keluar dari toko, dan mulai melangkah lagi
mencari toko buku untukmencari beberapa buku yang bisa dijadikannya referensi
untuk berubah menjadiwanita dewasa. Setelah berkeliling sepuluh menit akhirnya
ia mendapatkanbeberapa buku yang ia inginkan. Sunggyu mendapatkan 5 buku
mengenai kiat-kiatmenjadi wanita dewasa yang diinginkan lelaki, dan tak lupa ia
membeli 4 majalahfashion yang bisa dijadikannya acuan untuk merubah
penampilannya.
Sunggyu
kembali mengitari departemen store, namun karenaperutnya yang terasa lapar
akhirnya ia pun mengakhiri aksi berbelanjanya kaliini dengan memasuki sebuah
restaurant jepang yang ada disana.
“Irrassaeimasen” teriak pelayan yang
adadidepan seraya tersenyum ramah pada sunggyu, sunggyu hanya tersenyum
danmelangkahkan kakinya masuk kedalam restaurant. Seorang pelayan
mengantarkannyamencari tempat duduk dan datang lagi seorang pelayan laki-laki
yang akanmencatat menu pesanannya.
“Saya pesan Bakesalmon maki dan california maki lalu minumnya cold
ocha saja, dan saya jugaingin kanukinya ya...”setelah mencatat semua
pesanan sunggyu, pelayan itupun segera kembali kedapursetelah sebelumnya
mengatakan agar sunggyu menunggu sebentar.
Lama
menunggu pesanannya, sunggyu berniat membuka salahsatu majalah fashion yang
tadi dibelinya. Sunggyu membolak-balik lembar halamansampai matanya melihat
sebuah gambar seorang model cantik berpotongan rambut pendek sebahu
yangterlihat sangat elegan dan dewasa, sunggyu berpikir untuk memangkas
rambutnyamirip dengan model yang ada di majalah tersebut setelah ini.
Meski
sunggyu sangat sayang dengan rambut panjangnya,tetapi ia ingin sekali saja
lebih berguna bagi woohyun. woohyun pasti akansenang dengan potongan rambutnya,
ditambah lagi pria itu pasti akan sangatmenyukainya karena sebentar lagi ia
akan menjadi seorang wanita dewasa yangpantas berjajar dengannya.
Tak
lama seorang pelayanpun datang membawakan pesanan sunggyu,setelah menghabiskan
semua makanannya sunggyu bergegas membayar dan keluar darirestaurant tersebut
lalu mencari salon untuk memotong rambutnya.
~oOo~
Sesampainya
di apartemen jam menunjukkan pukul 5 sore,dan woohyun belum pulang karena
beberapa hari ini dia lembur dan pulang larut.Sunggyu mengerucutkan bibirnya
sebelum masuk kedalam kamar, sebenarnya diasangat merindukan woohyun tetapi
karena kesibukan masing-masing mereka jarangbertemu.
Sunggyu
melihat pantulan bayangannya di cermin, dia tersenyummelihat penampilan
barunya. Rambutnya tak lagi panjang dan sekarang hanyasebahu ditambah dengan
poni rata miliknya yang di biarkan tak dipotong, kinisunggyu sudah mengganti
pakaiannya dengan pakaian santai. Sunggyu mendudukkandirinya diatas kasur lalu
membuka laptopnya untuk menjelajah internet , diamulai mencari tutorial cara
menggunakan make up di youtube.
Pertama-tama
sunggyu hanya melihat cara menggunakannya,selanjutnya sunggyu mulai
mengaplikasikan kosmetik yang ia beli tadi sesuaidengan arahan dari video yang
ditontonnya percobaan pertama hasilnya gagalkarena ia terlalu tebal mengoleskan
bedaknya. Sunggyu pergi ke kamar mandiuntuk menghapus ‘failed’ make up nya lalu
kembali mencobanya lagi sampai 5x dania menemukan hasil yang ia kira lebih
bagus dari sebelumnya tak terlalu tebalnamun juga tak terlalu tipis.
Sunggyu
tersenyum sebentar sambil memandangi wajahnya dicermin kecil miliknya. Kini
sunggyu sudah tahu bagaimana caranya memakai makeup, dia tersenyum lagi sebelum
kembali membuka majalah fashionnya. Banyak modelbaju bagus yang
menurutnya sederhananamun elegan, sunggyu berlari kearah lemari pakaian
miliknya, mulaimengobrak-abrik isi didalamnya dan dia baru sadar jika
pakaiannya di dominasioleh baju berwarna putih dan biru langit, sepertinya
sunggyu harus membelibeberapa baju lagi untuk menyempurnakan perubahannya.
Sunggyu
kembali duduk diatas ranjang dan membaca bukuyang dibelinya satu per satu,
lewat buku yang ia baca sunggyu menjadi tahu ternyatawanita dewasa yang di
inginkan pria adalah wanita yang bisa merawat tubuhnya,mulai dari penampilan,
kerapihan, kebersihan dan juga bentuk tubuh yang ideal.Sunggyu bangkit dari
duduknya dan mematut dirinya didepan cermin, tubuhnyagembul dan banyak sekali
lemak disana-sini dan terlihat besar dibagianperutnya.
“Aigoo ternyataaku gendut sekali, sebaiknya aku harus diet dan
memperbanyak olahraga sertabanyak minum air putih” sunggyuberpikir keras
bagaimana dia bisa memperoleh waktu untuk berolahraga, sementaradirinya harus
sekolah sampai siang, dan kadang sorenya ia harus belajar bersamahowon. Pulang
sekolah tak mungkin ia bisa berolahraga, sore hari apalagi, howonakan memarahinya
jika ia berusaha untuk tak mengikuti belajar bersamanya meskiwaktu pengumpulan
tugas sudah sehari lagi. sunggyu memutar otaknya lagi, Hmmmungkin malam hari ia
bisa sedikit berolahraga di dalam kamar, lari ditempatdan sit up beberapa kali
mungkin masih bisa.
“Ah lebih baikmulai sekarang aku tak usah berangkat bersama
woohyun lagi, kalau aku naik bussudah pasti aku akan lelah karena berjalan ke
halte pasti memerlukan perjalananyang cukup jauh dari sini sehingga kalori
dalam tubuhku sedikit demi sedikitakan mulai terbakar dan minggu pagi sampai
sore aku bisa berolahraga di tamandekat apartemen.”Sunggyu menjetikkan kedua
jarinya dengan senyuman puas lalu berjalan menujumeja belajarnya untuk
mencatat hal-halapa saja yang perlu ia lakukan selama masa diet nya itu.
Tak
terasa jam sudah menunjukkan pukul 10 dan sunggyusudah sangat mengantuk,
berjalan beberapa jam di departemen store membuatnyakelelahan ia ingin
memutuskan untuk segera tidur namun woohyun belum jugapulang. Setelah lama
berpikir Sunggyu akhirnya memutuskan untuk tidak menungguwoohyun dan mengunci
pintu kamarnya lalu berjalan kearah ranjang sebelummenjatuhkan badan berisinya
keatas hamparan springbed miliknya. Tak butuh waktulama hingga akhirnya sunggyu
terlelap dalam tidurnya.
CKLEK
jam
menunjukkan pukul 12 tengah malam dan Woohyun baru memasuki
apartemennya,aparetemennya sudah terlihat sangat sepi bahkan lampu di ruang
tamu sudahdimatikan oleh sunggyu. meski gelap tapi woohyun masih bisa
melihatkesekeliling ditemani dengan terangnya cahaya bulan dari luar, woohyun
mulaimelangkah ke kamarnya namun sebelum memasuki kamarnya ia ingin melihat
sunggyusebentar demi memastikan gadis itu sudah tidur memakai piyamanya atau
belum,selain itu dia juga sudah sangat merindukan gadisnya.
CEK
CEK CEK
Woohyun
memutar knop pintu namun tak bisa terbuka.Dikunci, batinnya sambil mengeram.
“Ah sepertinyasunggyu sudah tidur, lebih baik besok saja aku
melihatnya. Hmm aku sudah sangatmerindukannya. Mimpi indah sayang” bisik woohyun diakhir
kalimatnya sebelum kembalimenggiring langkahnya untuk memasuki kamarnya
sendiri. Hari ini banyakpekerjaan yang menyita waktunya sehingga dia sangat
lelah dan ingin cepat-cepattidur.
~oOo~
Pagi-pagi
saat woohyun selesai mandi dan bersiap-siapuntuk sarapan dilihatnya meja makan
yang sudah tersedia sarapan untuknya dannote kecil didekat piring.
To : My LovelyFiance Nam woohyun
Aku harusberangkat pagi, mulai sekarang aku akan berangkat naik
bus. Kau tak perlumengantar dan menjemputku lagi.
Selamat menikmatisarapanmu ^_^
By : sunggyu
Woohyun
mengerinyitkan dahinya bingung, kenapa tiba-tibasunggyu tak ingin diantar
jemput lagi dan memilih naik bus padahal selama ini sunggyusangat anti dengan
bus. Dan lagi, sejak kapan gadis itu diperbolehkan memasak?Woohyun benar-benar
kecolongan.
“Ah nanti sajaaku menanyakannya”woohyun memulai sarapannya dengan
keheningan karena dia sarapan seorang diritanpa sunggyu. setelah selesai,
woohyun bergegas berangkat ke kantornya.
~oOo~
“Gyuie! Kenapakau memotong rambutmu menjadi sependek ini? setahuku
kau paling anti berambutpendek dan lagi tumben sekali kau menjepit ponimu. Dan
OMO! Kau menggunakanmake up?”begitu masuk kedalam kelas
sungjong langsung memberondongi sunggyu pertanyaan.
“Ssst, janganbicara keras-keras, apa make up ku terlalu tebal dan
terlihat mencolok? Akuhanya ingin merubah penampilanku sedikit, bagaimana
menurutmu? Apa aku sudahterlihat dewasa?”tanya sunggyu, sungjong
memperhatikan sunggyu dengan seksama.
“Tidak begitujelas, tetapi jika dilihat dari dekat orang-orang
akan tahu jika kau memakaimake up, tapi kau belajar menggunakan make up dari
mana? Yah melihatpenampilanmu yang sekarang kau terlihat lebih dewasa dan
fresh” sunggyu
tersenyum puasmendengar pendapat sungjong, sunggyu pun menceritakan kejadian
dipesta waktuitu sampai niatnya yang ingin merubah penampilannya pada sungjong.
“Aigoo, jadikarena itu kau merubah penampilanmu?” sunggyu mengangguk
lemah.
“Ne, habis maubagaimana lagi. kau tahu aku sangat kesal saat
ahjussi tua itu mengira si chorongadalah tunangan Hyunie, dan aku tambah kesal
waktu dikatakan anak SD olehperempuan jelek itu! ish!”sungjong menepuk-nepuk
bahu sunggyu mencoba menenangkan.
“Aku mengerti perasaanmu, aku hanya berharap kautetap
menjadi dirimu sendiri. Berubah menjadi lebih baik boleh asalkan masihdalam
tahap wajar, kau mengerti maksudku kan?” sunggyu mengangguk mengerti.
“sunggyu-ah” sunggyu dan sungjong menolehkearah belakang dan ternyata
howon yang memanggilnya.
“Wae?” tanya sunggyu
“Pulang sekolahnanti, maukah kau ikut denganku ke suatu tempat?
Kita tak akan mengerjakantugas di rumahmu lagi, karena ini hari terakhir kita
belajar kelompok aku inginbelajar ditempat yang berbeda.” Sunggyu mengerutkan
keningnya.
setelah
itu howon berlalu begitu saja meninggalkansunggyu dan sungjong yang saling
bertatapan heran. Apa yang akan direncenakanlelaki itu pada sunggyu?
TBC
2 comments:
Author kapan lanhutnya aku udah gak sabar . Ini udah lama banget gak lanjut
Thor please dong lanjutin ff nya. Saya sudah menunggu lamaaa kali supaya ff ni lanjut. Saya sangat suka ff ni thor.
Post a Comment