Monday, March 28, 2016

Review - My Lovely Finance (Chapter 5)

My Lovely Finance | part 5 | by member Initial R

Kini sunggyu sudah berada di salah satu departemen storeyang ada di soeul. Seharusnya ia dan howon belajar bersama, namun karena suatukeperluan mau tak mau howon harus  membatalkan rencana belajar mereka hari ini.semenjak sunggyu dan howon belajar bersama, woohyun tak lagi mengantar jemputsunggyu sekolah sehingga hari ini sunggyu bebas berjalan-jalan.

Sunggyu memasuki salah satu toko kosmetik yang terdapatdisana, dilihatnya beberapa pajangan bedak dan juga peralatan kecantikan dariberbagai merk. Sebenarnya ia sendiri bingung harus memilih yang mana diantarabanyaknya kosmetik-kosmetik itu, dia juga tak tahu jenis kosmetik apa yangcocok dengan kulit remaja seusianya yang masih sangat sensitif. Salah-salahmemilih bedak bisa-bisa justru menimbulkan alergi. Sunggyu bergidik ngerimemikirkan hal itu, bukan tambah cinta yang ada justru woohyun akanmeninggalkannya. Sunggyu sibuk melihat-lihat sampai ia dikejutkan dengan kedatangan salah seorangpramuniaga.

~oOo~
TITLE                         : MY LOVELY FIANCE  (CHAP 5)
CAST                          : NAM WOOHYUN (N) KIMSUNGGYU (Y) KIM KIBUM (Y) LEE HOWON (N) LE SUNGJONG (Y) JANG DONGWOO (N)
RATED                       : T+
GENRE                       : ROMANCE,SAD,GS
WARNING                  : INI ADALAH  REMAKE DARI FF KYUMIN DENGAN JUDUL YANG SAMAKARYA AUTHOR “CHO OCEAN” DI FFN. JADI KALAUPUN ADA YANG PERNAH BACA VERSIKYUMINNYA, JANGAN MENGHUJAT SAYA SEORANG PLAGIAT YA. SAYA SUDAH MEMINTA IJIN KE  AUTHORNYA UNTUK MEREMAKE INI MENJADI VERSI WOOGYU KOK. SATU LAGI INI MASIH SAHATAS HAK CIPTANYA AUTHOR ‘CHO OCEAN’ SAYA HANYA MEMINJAM CERITANYA UNTUKDIGANTI CAST WOOGYU.
~oOo~

-FLASHBACK-

Woohyun dan sunggyu berjalan bergandengan tangan memasukihall sebuah hotel terbesar di seoul, woohyun tampil sangat elegan menggunakansetelan jas abu-abu dengan kemeja putih dan celana yang senada dengankemejanya. Sementara sunggyu nampak Imut dengan gaun putih sepanjang lutut denganpita besar di bawah dadanya dipadukan dengan bando pita putih yang menempel dirambut legamnya.

“Hyun, kau sudahdatang?” jiaemenghampiri sunggyu dan woohyun yang baru datang, sunggyu sedikit takjub denganpenampilan jiae meski sederhana tetapi kesan sexy tetap menguar dari dalam diriwanita itu.

“Soeryeong hyungdan dongwoo hyung dimana?” woohyunbertanya setelah tak menemukan sosok kedua sahabatnya itu disana.

“Mereka masihdalam perjalanan kemari, lagipula acaranya masih setengah jam lagi” woohyun mengangguk, sunggyutak berhenti menatap kagum jiae yang entah mengapa malam ini terlihat sangatdewasa dan anggun. Ia jadi iri dengan wanita satu itu, meski rasa bencinyamasih tetap ada tetapi ia akui ia ingin menjadi seperti jiae untuk malam ini saja.

“Oh, iya Mr.Jungingin bertemu dengan tunanganmu. Aku sampai lupa ingin mengatakan itu, itusemua karena kau terlihat sangat tampan malam ini” imbuh jiae, sunggyu hanya mencibirsebentar sebelum kepalanya mendongak mendapat sentuhan dari woohyun di pinggangnyayang mengerat. Pandangan jiae melirik sebentar kearah tangan woohyun yangmemeluk erat pinggang sunggyu.

“Oh, baiklah akurasa kita harus cepat kesana Chagi, Kajja... gomaweo jiae-ah” jiae mengangguk dan melihatwoohyun sudah menyeret langkah sunggyu untuk mengikutinya. Woohyun menggandengtangan sunggyu  menuju tempat Mr.Jung yangmerupakan salah seorang relasi bisnisnya. Namun langkahnya terhenti saat salahseorang wanita tiba-tiba memeluk woohyun dari samping.

“Omo! Namwoohyun-ssi, bagaimana kabarmu?” sunggyu membulatkan matanya saat melihat seorang wanitabergaun hitam ketat pendek yang dengan santainya masih bergelayut manja dilengan kiri tunangannya. Ia ingin mengamuk saat itu juga namun sepasang tanganramping menahannya, sunggyu menolehkan kepalanya ke sisi kanan dan menemukanjiae yang memegang tangannya. Jiae menggelengkan kepalanya menandakan agarsunggyu tak ceroboh mempermalukan woohyun saat itu juga dengan amukannya, yangbisa sunggyu lakukan hanya cemberut dan mengambil aksi bungkam.

“Ah,Chorong-ssi. Aku baik, bagaimana kabarmu?” wanita bernama chorong itu hanyatersenyum dan menganggukkan kepalanya tanda kabarnya baik selama ini. “Sedang apa kau disini?” tanya woohyunlagi, lupa jika sunggyu masih bersamanya.

“Aku menemaniAppa disini, kau sendiri datang dengan siapa? Ah, jiae apa kabarmu?” Chorong menghampiri jiae danmemeluk gadis itu dengan sebuah ciuman pipi kanan dan kiri sementara jiaesendiri malas-malasan menerima itu semua dari chorong.

“Aku baik, Oh iyaHyun apa tidak sebaiknya kita menemui Mr.jung sekarang? Aku takut ia pulanglebih dulu jika kita tak segera menemuinya”kata jiae mengingatkan, sebenarnya iasendiri juga tak terlalu suka dengan adanya chorong.

“Oh, kalianingin menemui Mr.jung? aku juga berniat menemuinya tadi, bagaimana jika kitakesana bersama?”woohyun mengangguk setuju, chorong langsung saja menggandeng tangan woohyuntanpa memperdulikan sunggyu dan berjalan dengan santai menemui Mr. Jung.Sementara sunggyu dengan langkah kesal mengikuti mereka dari belakang, dandisebelahnya sudah ada jiae yang setia menemaninya.

Mereka sampai di ruangan VVIP yang disediakan hoteltersebut, didalam sudah ada Mr.jung dengan rekan-rekannya yang lain.
“Ah woohyun-ssi” Mr. Jung menyambut kedatanganwoohyun dengan sopan, woohyun membungkuk memberi salam dan diikuti chorongdisebelahnya.

“Annyeonghaseo,jung sajangnim. Maaf membuatmu menunggu lama”

“Tak apa, Oh iyajadi tunanganmu adalah park chorong-ssi? Aku baru tahu kalau kalian sudahbertunangan. tapi tak apa, kalian terlihat sangat serasi satu sama lain” ucapan Mr.jung tadi membuatsunggyu yang baru datang menjadi geram dan marah, jiae menggenggam tangansunggyu untuk menenangkan gadis itu.

“Ania, jungsajangnim. Sebenarnya tunanganku adalah kim sunggyu, dia orangnya”  woohyun menunjuk kearah sunggyu yang berdiridiam, woohyun menghampiri sunggyu lalu menggandeng tangannya menuju Mr.jung danjuga chorong. Mr. Jung memperhatikan sunggyu dari atas sampai kebawah.

“Kau bertunangandengan anak SD hyun?”tanya chorong tak percaya, sunggyu menundukkan kepalanya, dia merasatersinggung dan malu serta marah disaat yang bersamaan  mendengar pertanyaan itu.

“Ania, dia sudahberumur 16 tahun. Wajahnya memang imut seperti anak SD banyak yang salah pahamdengan usianya”woohyun mencoba menjelaskan sambil tersenyum.

“Gyu, sapaMr.jung” bisikwoohyun ditelinga sunggyu.
“Annyeonghaseo,kim sunggyu imnida”sunggyu membungkuk hormat pada Mr.jung dan dibalas senyuman oleh namja paruhbaya tersebut.

“aku takmenyangka tunangan nam woohyun-ssi semuda ini, tapi tak apalah jaman sekarangmemang sedang tren bukan? Menjalin hubungan dengan wanita muda begitupunsebaliknya, aku rasa itu yang membuat woohyun-ssi masih terjaga awet mudaseperti anak sekolahan seperti ini hahaha” woohyun tersenyum canggung, sedangkansunggyu hanya diam menahan sejuta gejolak dalam hatinya. Chorong sendiri takberhenti melepaskan tatapannya pada sunggyu.

“Maaf mengganggu,sebaiknya kalian bicara saja dengan santai. Saya akan mengajak sunggyu untukkeluar” jiaemenginterupsi pembicaraan antara woohyun dan kolega-kolega bisnisnya.

“Ahh iya,mungkin sunggyu-ssi akan bosan bila bergabung dengan kita. Jiae-ssi ajak sajasunggyu-ssi untuk ke game center yang ada di hotel ini agar dia tak bosan” Mr.jung menghampiri sunggyudengan senyum simpulnya. “Bermainlahdengan santai ne, aku meminjam tunanganmu sebentar” sunggyu hanyamengangguk meski perkataan Mr.jung sangat menyakitinya , woohyun tersenyum legakarena akhirnya sunggyu tak akan merasa bosan disini. Tanpa dia ketahuisebenarnya sunggyu sedang menahan air matanya agar tak jatuh saat itu.mengetahui itu jiae segera menarik tangan sunggyu untuk mengikutinya ke tempatyang sekiranya aman untuk membuat sunggyu meluapkan emosinya.

Jiae membawa sunggyu untuk masuk kedalam toilet. “menangislah” ucap jiae, setelah itusunggyu menumpahkan semua air matanya yang sejak tadi ditahannya. Setelah puasmenangis jiae memberikan beberapa lembar tissue pada sunggyu.

“Gomaweo.Hiks...”sunggyu mengusap pipinya yang basah dengan air mata.

inilah alasankumengapa aku selalu menyindirmu kekanakan bahkan melirikmu sinis. Harapanku agarkau berubah menjadi sosok perempuan dewasa yang dapat mengerti woohyun, akujuga tak bermaksud membuatmu cemburu dan marah saat aku dengan sengajamenempelkan dudukku pada woohyun. itu semua kulakukan agar kau terbiasa menahanemosimu didepan teman-teman woohyun, selama ini woohyun bercerita banyaktentangmu kepadaku. Walaupun woohyun tak begitu keberatan dengan sikapkekanakanmu tapi justru aku yang keberatan. Kau tahu jika woohyun adalahpimpinan perusahaan, pengusaha korea yang sukses di usianya yang masih muda.Akan ada banyak relasi bisnisnya yang akan kau temui nantinya, aku tahu usiamumasih muda tapi kau harus bisa mengimbangi woohyun yang sudah dewasa, mulailahmengimbangi woohyun dari sekarang karena akan ada banyak yeoja diluar sana yangmengincar tunanganmu itu untuk dijadikan sebagai kekasihnya. Kau tahu chorongtadi kan? Dialah salah satunya, bukan aku musuhmu sebenarnya tetapi dialahrivalmu untuk mempertahankan woohyun” jiae menghampiri sunggyu, mengusapair matanya lalu melepas ikatan bando pitanya dan sedikit memoles wajah manissunggyu dengan peralatan make up miliknya.

“Nah beginilebih baik. Sekarang kau terlihat lebih dewasa dan elegan. Woohyun pasti akansangat menyukaimu sekarang” ujarnyasetelah mendandani sunggyu.

“kenapa kau baikpadaku? Bukankah kau membenciku?”

“Memangnya jikaaku membencimu, aku tidak boleh baik padamu?”

“Aku masih tidakmengerti, kau baik padaku sedangkan kau juga menyukai woohyun. seharusnya kauberada didalam mencegah wanita bernama chorong itu untuk tidak terus berdekatandengannya. Setidaknya kalian sama-sama wanita dewasa, dan tidak sepertiku...”

“Kau pikir untukapa aku disini menemanimu? Aku tak menyukai woohyun asal kau tahu!”

“Jadi  selama ini kau hanya menggodaku?”
“memang benar.Itu hiburan yang paling lucu yang pernah aku lihat hahahaha”
“Ish! Terus sajatertawa! Dasar nenek sihir!”

“Yak apa kaubilang? Aku sudah baik hati mendandanimu dan kau bilang aku nenek sihir?!” sunggyu mengerucutkanbibirnya membuat jiae tak tega melihat muka masam itu lagi. ia mendekatisunggyu dan membisikkan sesuatu pada gadis itu “mulai sekarang berhati-hatilah dengan park chorong, kudengar saatacara kelulusan SMA saat itu ia pernah mencium woohyun. Dan kudengar-dengar ituadalah ciuman pertama mereka”

“MWOOO?!” teriak sunggyu sakingterkejutnya. /jadi ciuman waktu itubukanlah yang pertama bagi woohyun?/ batin sunggyu.

“tenanglah dulu,waktu itu chorong yang mencium woohyun lebih dulu dan bukan woohyun yangmenginginkannya. Jadi kau jangan salah paham dulu arra? Aku memberitahumubegini bukan bermaksud agar kau bisa memarahi woohyun setelah ini, ingatkata-kataku tadi kau harus bisa mengimbangi woohyun, arraseo?” sunggyu mengangguk lemah,bagaimana tidak? Meski bukan woohyun yang menciumnya tapi tetap saja itu adalahciuman pertama tunangannya.

“jadi aku bukanciuman pertamanya?”ujar sunggyu mendayu dan lemah.

“jangan sedih,yang penting sekarang nam woohyun adalah milikmu dan kau harus tetap menjaganyadari chorong arraseo?”sunggyutertunduk lesuh tak berniat merespon ucapan jiae kepadanya.

~oOo~

Sunggyu dan woohyun sedang dalam perjalanan pulang menujuapartemen mereka, sunggyu masih terdiam memikirkan kata-kata jiae mengenaiciuman woohyun dengan chorong.
“Hyun, berhentididepan”woohyun mengerinyitkan dahinya bingung namun ia tetap berhenti sesuai kemauansunggyu.

“Wae?” sunggyu menatap woohyundengan gelisah, menimbang-nimbang apakah ia perlu menanyakan perihal itu kepadawoohyun atau tidak.

“Hmm. Apa akuadalah ciuman pertamamu?”Woohyun menatap sunggyu kemudian tersenyum. Tangannya yang semula berada dikemudi sekarang berpindah mengelus rambut sunggyu.

“Tentu saja, kauadalah ciuman pertamaku sayang. Wae?” sunggyu tersenyum kecut. /Sudah kuduga kau tak akan mengakuianya hyun/, batin sunggyu lirih.

“jalankan mobilnya,kita harus segera pulang”woohyun kembali mengerutkan keningnya melihat tingkah sunggyu, namun ia tetapmenjalankan mobilnya sesuai perintah sunggyu. sunggyu meremas baju bagiandadanya, hatinya berdenyut sakit saat mendengar pengakuan palsu daritunangannya sendiri. Tanpa diperintah air mata kembali berjatuhan dari sudutmatanya tanpa sepengetahuan woohyun.
/Kau berbohongHyun/ batinsunggyu.

-FLASHBACK END-

Mulai saat itu sunggyu bertekad ingin merubah segala yangada pada dirinya demi menjadi wanita dewasa yang bisa mengimbangi woohyun.

“selamat siangnona, ada yang bisa saya bantu?” tanya pramuniaga itu.
“Hmm, bisakahanda mencarikan kosmetik yang cocok dengan saya?” pramuniaga itu nampak memperhatikansunggyu dari atas sampai bawah.

“Tunggu sebentarakan saya ambilkan”sunggyu hanya memperhatikan pramuniaga itu yang kini sibuk mencari kosmetikuntuknya. Bosan menunggu dirinya mengedarkan pandangan ke segala arah penjuru.Lalu tak lama pramuniaga itu datang lagi, membawa kotak make up danmenyodorkannya pada sunggyu.

“Ini nona, sayarasa ini cocok untuk remaja seusia anda. Bahan yang digunakan sangat alami dancocok untuk kulit nona yang masih muda. Saya bawakan lengkap sehingga anda takperlu lagi membeli make up satu per satu, disini semuanya sudah lengkap” sunggyu mengangguk mengertisetelah itu dia mengeluarkan kartu kredit pemberian woohyun kepada sangpramuniaga. woohyun memang memfasilitasi sunggyu kartu kredit unlimited, selamaini sunggyu menggunakannya jika memang perlu saja, seperti sekarang ini.tekadnya untuk berubah menjadi dewasa seperti apa yang dikatakan jiae sudahsangat bulat, dan sunggyu akan memulai dengan penampilan terlebih dahulu.

“Ini nona kartukredit anda, bisa anda tanda tangan disini?” setelah menandatanganinya sunggyusegera keluar dari toko, dan mulai melangkah lagi mencari toko buku untukmencari beberapa buku yang bisa dijadikannya referensi untuk berubah menjadiwanita dewasa. Setelah berkeliling sepuluh menit akhirnya ia mendapatkanbeberapa buku yang ia inginkan. Sunggyu mendapatkan 5 buku mengenai kiat-kiatmenjadi wanita dewasa yang diinginkan lelaki, dan tak lupa ia membeli 4 majalahfashion yang bisa dijadikannya acuan untuk merubah penampilannya.

Sunggyu kembali mengitari departemen store, namun karenaperutnya yang terasa lapar akhirnya ia pun mengakhiri aksi berbelanjanya kaliini dengan memasuki sebuah restaurant jepang yang ada disana.

“Irrassaeimasen” teriak pelayan yang adadidepan seraya tersenyum ramah pada sunggyu, sunggyu hanya tersenyum danmelangkahkan kakinya masuk kedalam restaurant. Seorang pelayan mengantarkannyamencari tempat duduk dan datang lagi seorang pelayan laki-laki yang akanmencatat menu pesanannya.
“Saya pesan Bakesalmon maki dan california maki lalu minumnya cold ocha saja, dan saya jugaingin kanukinya ya...”setelah mencatat semua pesanan sunggyu, pelayan itupun segera kembali kedapursetelah sebelumnya mengatakan agar sunggyu menunggu sebentar.
Lama menunggu pesanannya, sunggyu berniat membuka salahsatu majalah fashion yang tadi dibelinya. Sunggyu membolak-balik lembar halamansampai matanya melihat sebuah gambar seorang model cantik  berpotongan rambut pendek sebahu yangterlihat sangat elegan dan dewasa, sunggyu berpikir untuk memangkas rambutnyamirip dengan model yang ada di majalah tersebut setelah ini.

Meski sunggyu sangat sayang dengan rambut panjangnya,tetapi ia ingin sekali saja lebih berguna bagi woohyun. woohyun pasti akansenang dengan potongan rambutnya, ditambah lagi pria itu pasti akan sangatmenyukainya karena sebentar lagi ia akan menjadi seorang wanita dewasa yangpantas berjajar dengannya.
Tak lama seorang pelayanpun datang membawakan pesanan sunggyu,setelah menghabiskan semua makanannya sunggyu bergegas membayar dan keluar darirestaurant tersebut lalu mencari salon untuk memotong rambutnya.

~oOo~

Sesampainya di apartemen jam menunjukkan pukul 5 sore,dan woohyun belum pulang karena beberapa hari ini dia lembur dan pulang larut.Sunggyu mengerucutkan bibirnya sebelum masuk kedalam kamar, sebenarnya diasangat merindukan woohyun tetapi karena kesibukan masing-masing mereka jarangbertemu.
Sunggyu melihat pantulan bayangannya di cermin, dia tersenyummelihat penampilan barunya. Rambutnya tak lagi panjang dan sekarang hanyasebahu ditambah dengan poni rata miliknya yang di biarkan tak dipotong, kinisunggyu sudah mengganti pakaiannya dengan pakaian santai. Sunggyu mendudukkandirinya diatas kasur lalu membuka laptopnya untuk menjelajah internet , diamulai mencari tutorial cara menggunakan make up di youtube.
Pertama-tama sunggyu hanya melihat cara menggunakannya,selanjutnya sunggyu mulai mengaplikasikan kosmetik yang ia beli tadi sesuaidengan arahan dari video yang ditontonnya percobaan pertama hasilnya gagalkarena ia terlalu tebal mengoleskan bedaknya. Sunggyu pergi ke kamar mandiuntuk menghapus ‘failed’ make up nya lalu kembali mencobanya lagi sampai 5x dania menemukan hasil yang ia kira lebih bagus dari sebelumnya tak terlalu tebalnamun juga tak terlalu tipis.

Sunggyu tersenyum sebentar sambil memandangi wajahnya dicermin kecil miliknya. Kini sunggyu sudah tahu bagaimana caranya memakai makeup, dia tersenyum lagi sebelum kembali membuka majalah fashionnya. Banyak modelbaju  bagus yang menurutnya sederhananamun elegan, sunggyu berlari kearah lemari pakaian miliknya, mulaimengobrak-abrik isi didalamnya dan dia baru sadar jika pakaiannya di dominasioleh baju berwarna putih dan biru langit, sepertinya sunggyu harus membelibeberapa baju lagi untuk menyempurnakan perubahannya.

Sunggyu kembali duduk diatas ranjang dan membaca bukuyang dibelinya satu per satu, lewat buku yang ia baca sunggyu menjadi tahu ternyatawanita dewasa yang di inginkan pria adalah wanita yang bisa merawat tubuhnya,mulai dari penampilan, kerapihan, kebersihan dan juga bentuk tubuh yang ideal.Sunggyu bangkit dari duduknya dan mematut dirinya didepan cermin, tubuhnyagembul dan banyak sekali lemak disana-sini dan terlihat besar dibagianperutnya.
“Aigoo ternyataaku gendut sekali, sebaiknya aku harus diet dan memperbanyak olahraga sertabanyak minum air putih” sunggyuberpikir keras bagaimana dia bisa memperoleh waktu untuk berolahraga, sementaradirinya harus sekolah sampai siang, dan kadang sorenya ia harus belajar bersamahowon. Pulang sekolah tak mungkin ia bisa berolahraga, sore hari apalagi, howonakan memarahinya jika ia berusaha untuk tak mengikuti belajar bersamanya meskiwaktu pengumpulan tugas sudah sehari lagi. sunggyu memutar otaknya lagi, Hmmmungkin malam hari ia bisa sedikit berolahraga di dalam kamar, lari ditempatdan sit up beberapa kali mungkin masih bisa.

“Ah lebih baikmulai sekarang aku tak usah berangkat bersama woohyun lagi, kalau aku naik bussudah pasti aku akan lelah karena berjalan ke halte pasti memerlukan perjalananyang cukup jauh dari sini sehingga kalori dalam tubuhku sedikit demi sedikitakan mulai terbakar dan minggu pagi sampai sore aku bisa berolahraga di tamandekat apartemen.”Sunggyu menjetikkan kedua jarinya dengan senyuman puas lalu berjalan menujumeja belajarnya untuk  mencatat hal-halapa saja yang perlu ia lakukan selama masa diet nya itu.

Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 10 dan sunggyusudah sangat mengantuk, berjalan beberapa jam di departemen store membuatnyakelelahan ia ingin memutuskan untuk segera tidur namun woohyun belum jugapulang. Setelah lama berpikir Sunggyu akhirnya memutuskan untuk tidak menungguwoohyun dan mengunci pintu kamarnya lalu berjalan kearah ranjang sebelummenjatuhkan badan berisinya keatas hamparan springbed miliknya. Tak butuh waktulama hingga akhirnya sunggyu terlelap dalam tidurnya.

CKLEK
jam menunjukkan pukul 12 tengah malam  dan Woohyun baru memasuki apartemennya,aparetemennya sudah terlihat sangat sepi bahkan lampu di ruang tamu sudahdimatikan oleh sunggyu. meski gelap tapi woohyun masih bisa melihatkesekeliling ditemani dengan terangnya cahaya bulan dari luar, woohyun mulaimelangkah ke kamarnya namun sebelum memasuki kamarnya ia ingin melihat sunggyusebentar demi memastikan gadis itu sudah tidur memakai piyamanya atau belum,selain itu dia juga sudah sangat merindukan gadisnya.
CEK CEK CEK
Woohyun memutar knop pintu namun tak bisa terbuka.Dikunci, batinnya sambil mengeram.
“Ah sepertinyasunggyu sudah tidur, lebih baik besok saja aku melihatnya. Hmm aku sudah sangatmerindukannya. Mimpi indah sayang” bisik woohyun diakhir kalimatnya sebelum kembalimenggiring langkahnya untuk memasuki kamarnya sendiri. Hari ini banyakpekerjaan yang menyita waktunya sehingga dia sangat lelah dan ingin cepat-cepattidur.

~oOo~

Pagi-pagi saat woohyun selesai mandi dan bersiap-siapuntuk sarapan dilihatnya meja makan yang sudah tersedia sarapan untuknya dannote kecil didekat piring.

To : My LovelyFiance Nam woohyun
Aku harusberangkat pagi, mulai sekarang aku akan berangkat naik bus. Kau tak perlumengantar dan menjemputku lagi.
Selamat menikmatisarapanmu ^_^
By : sunggyu

Woohyun mengerinyitkan dahinya bingung, kenapa tiba-tibasunggyu tak ingin diantar jemput lagi dan memilih naik bus padahal selama ini sunggyusangat anti dengan bus. Dan lagi, sejak kapan gadis itu diperbolehkan memasak?Woohyun benar-benar kecolongan.
“Ah nanti sajaaku menanyakannya”woohyun memulai sarapannya dengan keheningan karena dia sarapan seorang diritanpa sunggyu. setelah selesai, woohyun bergegas berangkat ke kantornya.

~oOo~

“Gyuie! Kenapakau memotong rambutmu menjadi sependek ini? setahuku kau paling anti berambutpendek dan lagi tumben sekali kau menjepit ponimu. Dan OMO! Kau menggunakanmake up?”begitu masuk kedalam kelas sungjong langsung memberondongi sunggyu pertanyaan.

“Ssst, janganbicara keras-keras, apa make up ku terlalu tebal dan terlihat mencolok? Akuhanya ingin merubah penampilanku sedikit, bagaimana menurutmu? Apa aku sudahterlihat dewasa?”tanya sunggyu, sungjong memperhatikan sunggyu dengan seksama.

“Tidak begitujelas, tetapi jika dilihat dari dekat orang-orang akan tahu jika kau memakaimake up, tapi kau belajar menggunakan make up dari mana? Yah melihatpenampilanmu yang sekarang kau terlihat lebih dewasa dan fresh” sunggyu tersenyum puasmendengar pendapat sungjong, sunggyu pun menceritakan kejadian dipesta waktuitu sampai niatnya yang ingin merubah penampilannya pada sungjong.

“Aigoo, jadikarena itu kau merubah penampilanmu?” sunggyu mengangguk lemah.

“Ne, habis maubagaimana lagi. kau tahu aku sangat kesal saat ahjussi tua itu mengira si chorongadalah tunangan Hyunie, dan aku tambah kesal waktu dikatakan anak SD olehperempuan jelek itu! ish!”sungjong menepuk-nepuk bahu sunggyu mencoba menenangkan.

“Aku  mengerti perasaanmu, aku hanya berharap kautetap menjadi dirimu sendiri. Berubah menjadi lebih baik boleh asalkan masihdalam tahap wajar, kau mengerti maksudku kan?” sunggyu mengangguk mengerti.

“sunggyu-ah” sunggyu dan sungjong menolehkearah belakang dan ternyata howon yang memanggilnya.
“Wae?” tanya sunggyu

“Pulang sekolahnanti, maukah kau ikut denganku ke suatu tempat? Kita tak akan mengerjakantugas di rumahmu lagi, karena ini hari terakhir kita belajar kelompok aku inginbelajar ditempat yang berbeda.” Sunggyu mengerutkan keningnya.
setelah itu howon berlalu begitu saja meninggalkansunggyu dan sungjong yang saling bertatapan heran. Apa yang akan direncenakanlelaki itu pada sunggyu?








TBC





2 comments:

Unknown said...

Author kapan lanhutnya aku udah gak sabar . Ini udah lama banget gak lanjut

Unknown said...

Thor please dong lanjutin ff nya. Saya sudah menunggu lamaaa kali supaya ff ni lanjut. Saya sangat suka ff ni thor.